<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954</id><updated>2012-02-16T19:01:25.212-08:00</updated><category term='istiqomah'/><category term='agen profesional'/><category term='investasi syariah'/><category term='takafulink'/><category term='unit link'/><category term='takaful'/><category term='mizan'/><category term='asuransi'/><category term='unitlink'/><category term='sukuk ritel syariah'/><category term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Info Reksadana Syariah</title><subtitle type='html'>Membangun Masyarakat Visioner</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.reksadanasyariah.net/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>35</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-3000715671130455937</id><published>2008-08-23T02:04:00.000-07:00</published><updated>2009-01-13T05:53:06.805-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unit link'/><title type='text'>Mengenal Unit Link Syariah</title><content type='html'>Unit link syariah adalah perlindungan asuransi syariah melalui usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset. Unit link yang merupakan gabungan asuransi sekaligus investasi ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam unit link syariah, sisi asuransinya menggunakan prinsip risiko bersama. Sementara akad yang digunakan adalah akad perwakilan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(wakalah bil ujrah)&lt;/span&gt; atau bagi hasil&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (mudharabah)&lt;/span&gt; untuk premi asuransinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam investasinya, unit link syariah hanya boleh ditempatkan di produk keuangan yang sesuai dengan syariah, seperti tabungan di bank syariah, deposito di bank syariah, obligasi syariah (sukuk), dan saham syariah yang terdapat pada Daftar Efek Syariah (DES). Selain itu, unit link syariah juga tetap memperhitungkan zakat harta dalam pengelolaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menjadi nasabah produk unit link, seseorang bisa mendapatkan manfaat ganda yaitu perlindungan asuransi dan investasi. Produk asuransi yang ditawarkan bisa berbentuk asuransi kesehatan atau asuransi jiwa. Tetapi, biasanya dipasarkan dalam kemasan yang lebih menarik bagi masyarakat, seperti misalnya tabungan masa depan atau asuransi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya asuransi biasa, nasabah asuransi unit link membayar premi setiap jangka waktu tertentu, seperti bulanan, kuartalan, semester, dan tahunan. Perbedaannya, nasabah unit link membayar premi dalam dua porsi yaitu porsi premi perlindungan dan porsi investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Premi perlindungan berfungsi sama dengan premi pada asuransi biasa. Sedangkan porsi investasi akan disetorkan oleh perusahaan asuransi kepada manajer investasi untuk dikelola. Pada produk-produk tertentu, jika nantinya return dari investasi bisa menutupi biaya premi, maka nasabah memiliki pilihan untuk tidak membayar premi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemilikan dana pada unit link syariah pun merupakan hak peserta. Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya. Pembagian keuntungan pada unit link syariah dibagi antara perusahaan dengan peserta sesuai prinsip bagi hasil dengan proporsi yang telah ditentukan jika terdapat untung dalam pengelolaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi musibah, maka akan mendapat uang pertanggungan plus nilai investasi. Peserta pun dapat menambahkan jenis perlindungan lainnya, seperti santunan kecelakaan, sakit kritis, atau biaya rumah sakit.  Dalam unit link premi yang dibayarkan akan dialokasikan untuk membeli unit-unit investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta pun bebas menentukan jenis dana investasi yang diinginkannya. Setidaknya terdapat empat pilihan, yaitu Cash fund (investasi sebagian besar pada instrumen pasar uang syariah); Fixed Income (investasi sebagian besar dalam instrumen obligasi syariah); Balance Fund (investasi sebagian besar pada saham dan obligasi syariah); dan equity fund (investasi sebagian besar dalam saham-saham yang sesuai dengan prinsip syariah).  (rol/c67)&lt;br /&gt;---------&lt;br /&gt;Tertarik Unit Link Syariah ? Klik &lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pilihan-produk-investasi-syariah.html"&gt;Produk Unit Link Syariah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-3000715671130455937?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/3000715671130455937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/3000715671130455937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/mengenal-unit-link-syariah.html' title='Mengenal Unit Link Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-5568688516467999311</id><published>2008-08-23T01:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T19:26:41.020-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sukuk ritel syariah'/><title type='text'>Pengertian Sukuk Ritel Syariah</title><content type='html'>Sukuk berasal dari bahasa Arab yaitu &lt;em&gt;sak&lt;/em&gt; (tunggal) dan &lt;em&gt;sukuk&lt;/em&gt; (jamak) yang memiliki arti mirip dengan sertifikat atau &lt;em&gt;note&lt;/em&gt;. Dalam pemahaman praktisnya, sukuk merupakan bukti (&lt;em&gt;claim&lt;/em&gt;) kepemilikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia No 32/DSN-MUI/IX/2002 sukuk adalah suatu surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi syariah. Sukuk mewajibkan emiten untuk membayar pendapatan kepada pemegang obligasi syariah berupa bagi hasil &lt;em&gt;margin/fee&lt;/em&gt;, serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) berpendapat lain mengenai arti sukuk. Menurut organisasi tersebut, sukuk adalah sebagai sertifikat dari suatu nilai yang direpresentasikan setelah penutupan pendaftaran, bukti terima nilai sertifikat, dan menggunakannya sesuai rencana. Sama halnya dengan bagian dan kepemilikan atas aset yang jelas, barang, atau jasa, atau modal dari suatu proyek tertentu atau modal dari suatu aktivitas inventasi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukuk ritel negara merupakan sukuk yang dikeluarkan oleh pemerintah dan ditujukan bagi individu warga negara Indonesia. Meski sukuk memiliki pengertian yang sama dengan obligasi konvensional, tetapi sukuk memiliki perbedaan mendasar. Jika obligasi konvensional tidak mengharuskan adanya aset yang menjamin (&lt;em&gt;underlying asset&lt;/em&gt;), sukuk harus memiliki &lt;em&gt;underlying asset&lt;/em&gt; yang jelas sebagai penjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instrumen ini pun dijamin oleh pemerintah dan bebas risiko gagal bayar atau tidak dibayar pemerintah. Sukuk ritel mulai ditawarkan pada 30 Januari hingga 20 Februari 2009 dengan harga Rp 1 juta per unit. Individu dapat membeli sukuk ritel tersebut minimal Rp 5 juta melalui 13 agen penjualan yang ditunjuk oleh pemerintah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank Mandiri, BNI Sekuritas, CIMB-GK Securities Indonesia, Citibank, HSBC, Reliance Sekuritas, Trimegah Securities, Andalan Artha Advisindo Sekuritas, Anugerah Securindo Indah, Bahana Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan Bank Internasional Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber: Republika&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-5568688516467999311?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5568688516467999311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5568688516467999311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pengertian-sukuk-ritel-syariah.html' title='Pengertian Sukuk Ritel Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-4568653784788370604</id><published>2008-08-22T18:48:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:33:35.164-07:00</updated><title type='text'>Investasi dalam Perspektif Syariah</title><content type='html'>Investasi pada dasarnya adalah bentuk aktif dari ekonomi syariah. Dalam Islam setiap harta ada zakatnya. Jika harta tersebut didiamkan, maka lambat laun akan termakan oleh zakatnya. Salah satu hikmah dari zakat ini adalah mendorong setiap muslim untuk menginvestasikan hartanya agar bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi mengenal harga. Harga adalah nilai jual atau beli dari sesuatu yang diperdagangkan. Selisih harga beli terhadap harga jual disebut profit margin. Harga terbentuk setelah terjadinya mekanisme pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pernyataan penting al-Ghozali sebagai ulama besar adalah keuntungan merupakan kompensasi dari kepayahan perjalanan, risiko bisnis dan ancaman keselamatan diri pengusaha. Sehingga sangat wajar seseorang memperoleh keuntungan yang merupakan kompensasi dari risiko yang ditanggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiah berpendapat bahwa penawaran bisa datang dari produk domestik dan impor. Perubahan dalam penawaran digambarkan sebagai peningkatan atau penurunan dalam jumlah barang yang ditawarkan, sedangkan permintaan sangat ditentukan harapan dan pendapatan. Besar kecilnya kenaikan harga tergantung besarnya perubahan penawaran dan atau permintaan. Bila seluruh transaksi sudah sesuai dengan aturan, kenaikan harga yang terjadi merupakan kehendak Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip-prinsip Ekonomi Islam dalam Investasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip-prinsip Islam dalam muamalah yang harus diperhatikan oleh pelaku investasi syariah (pihak terkait) adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tidak mencari rizki pada hal yang haram, baik dari segi zatnya maupun cara mendapatkannya, serta tidak menggunakannya untuk hal-hal yang haram.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mendzalimi dan tidak didzalimi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keadilan pendistribusian kemakmuran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Transaksi dilakukan atas dasar ridha sama ridha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada unsur riba, maysir (perjudian/spekulasi), dan gharar (ketidakjelasan/samar-samar).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Berdasarkan keterangan di atas, maka kegiatan di pasar modal mengacu pada hukum syariat yang berlaku. Perputaran modal pada kegiatan pasar modal syariah tidak boleh disalurkan kepada jenis industri yang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang diharamkan. Pembelian saham pabrik minuman keras, pembangunan penginapan untuk prostitusi dan lainnya yang bertentangan dengan syariah berarti diharamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua transaksi yang terjadi di bursa efek harus atas dasar suka sama suka, tidak ada unsur pemaksaan, tidak ada pihak yang didzalimi atau mendzalimi. Seperti goreng-menggoreng saham. Tidak ada unsur riba, tidak bersifat spekulatif atau judi dan semua transaksi harus transparan, diharamkan adanya insider trading.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Analisis Fikih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah mudharabah merupakan istilah yang paling banyak digunakan oleh bank-bank syariah. Prinsip ini juga dikenal sebagai qiradh atau muqaradah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudharabah adalah perjanjian atas suatu jenis perkongsian, dimana pihak perama (shahibul maal) menyediakan dana dan pihak kedua (mudharib) bertanggungjawab atas pengelolaan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Madinah meyebut kontrak jenis ini dengan sebutan muqaradah, dimana perkataan ini diambil dari perkataan qard yang berarti menyerahkan. Dalam hal ini pemilik modal akan menyerahkan modalnya kepada pengusaha. Keuntungan hasil usaha dibagikan sesuai dengan nisbah bagi hasil untung/rugi yang telah disepakati bersama sejak awal. Kalau rugi, maka pemilik modal akan kehilangan sebagian imbalan dari hasil kerja keras dan manajerial skil selama proyek berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudharabah adalah suatu kerjasama kemitraan yang terdapat pada zaman jahiliah yang diakui oleh Islam. Di antara orang yang melakukan kegiatan mudharabah ialah Nabi Muhammad SAW sebelum beliau menjadi Rasul. Beliau bermudharabah dengan calon istrinya Khadijah dalam melakukan perniagaan antara Negeri Makkah dengan Negeri Syam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam transaksi mudharabah harus memenuhi rukun mudharabah meliputi, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Shahibul maal (pemilik dana/nasabah).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudharib (pengelola dana/pengusaha/bank), amal (usaha/pekerjaan).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ijab dan Qabul.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dilihat dari kuasa yang diberikan kepada pengusaha, mudharabah terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mudharabah Muthlaqah (investasi tidak terikat) yaitu pihak pengusaha diberi kuasa penuh untuk menjalankan proyek tanpa larangan/gangguan apapun urusan dalam proyek tersebut, dan tidak terikat dengan waktu, tempat, jenis, perusahaan, pelanggan. Investasi tidak terikat ini pada usaha perbankan syariah diaplikasikan pada tabungan dan deposito.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudharabah Muqayyadah (investasi terikat) yaitu pemilik dana (shahibul maal) membatasi/memberi syarat kepada mudharib dalam pengelolaan dana seperti, hanya untuk melakukan mudharabah bidang tertentu, cara, waktu, dan tempat tertentu saja. Bank dilarang mencampurkan rekening investasi terikat dengan dana bank atau dana rekening lainnya pada saat investasi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Pada transaksi ini bank dilarang untuk menginvestasikan dananya pada transaksi penjualan cicilan tanpa penjamin atau jaminan. Bank diharuskan melakukan investasi sendiri tidak melalui pihak ketiga. Jadi, dalam investasi terikat ini pada prinsipnya kedudukan bank sebagai agen saja, dan atas kegiatannya tersebut bank menerima imbalan berupa fee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pola investasi terikat dapat dilakukan dengan cara channelling dan executing, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Channelling, apabila semua risiko ditanggung oleh pemilik dana dan bank sebagai agen tidak menanggung risiko apapun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Executing, apabila bank sebagai agen juga menanggung risiko dan hal ini banyak yang menganggap bahwa investasi terikat executing ini sudah tidak sesuai lagi dengan prinsip mudharabah, namun dalam akuntansi perbankan syariah diakomodir karena dalam praktiknya pola ini dijalankan oleh bank syariah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Dikutip dari: Prospek dan Risiko dalam Investasi Syariah oleh Muhammad Budi Setiawan) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pilihan-produk-investasi-syariah.html"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/animated-multiple.GIF" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-4568653784788370604?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4568653784788370604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4568653784788370604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/investasi-dalam-perspektif-syariah.html' title='Investasi dalam Perspektif Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-6875149674442121134</id><published>2008-08-22T18:45:00.001-07:00</published><updated>2008-08-22T18:46:36.821-07:00</updated><title type='text'>Reksa Dana Syariah Kian Menawan</title><content type='html'>&lt;p&gt;       &lt;/p&gt;Pangsa pasar reksa dana syariah saat ini makin menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Sejak dari kegiatan perbankan dan investasi syariah yang baru muncul beberapa tahun belakangan, pertumbuhan reksa dana syariah terus mengalami kenaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presdir Fortis Investment Eko Pratomo menyebutkan bahwa pada Maret 2007, dana kelolaan reksa dana syariah mencapai Rp700 miliar, sementara reksadana konvensional mencapai Rp58,247 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah tersebut diproyeksi akan terus meningkat dengan makin banyaknya investor yang kini mulai melirik berinvestasi di reksa dana syariah yang dianggap lebih menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dipicu oleh makin diminatinya instrumen investasi syariah selama beberapa tahun belakangan. Jakarta Islamic Index (JII) dalam lima tahun terakhir mencatat pertumbuhan transaksi investasi syariah yang jauh lebih tinggi dibandingkan IHSG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, otoritas pasar modal pun memperkirakan pertumbuhan reksadana ke depannya semakin pesat, seiring dengan banyaknya perusahaan yang berniat menerbitkan produk-produk syariah, seperti corporate sukuk (obligasi syariah korporasi) yang belum lama diperkenalkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencana keuangan Ahmad Gozali menyebutkan bahwa tren masyarakat untuk memilih reksadana syariah saat ini memang cukup besar. "Hal ini dipicu dari harapan ketenangan batin dari investor, dan juga era 2006-2007 kali ini, JII mencatat pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan IHSG dan juga reksa dana berbasis LQ45," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manajer investasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya reksa dana syariah dijual secara ritel dengan minimal pembelian Rp250.000 per unit sampai Rp5 juta. Jakarta Islamic Centre (JII) saat ini mencatat 30 emiten yang dinilai memenuhi persyaratan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat pertumbuhan reksa dana syariah akan dipicu oleh kegiatan transaksi ekonomi syariah secara umum, dan juga makin banyaknya kegiatan perbankan dan manajer investasi yang menerbitkan reksa dana syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini beberapa manajer investasi yang telah menerbitkan reksa dana syariah antara lain PT Danareksa Investment Manajemen, PT PNM Investment Manajemen, PT Trimegah Sekuritas, AAA Investment Management, Batasa Capital, BNI Investment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Management, Manulife Investment Management, CIMB-GK Securities Indonesia, dan PT Kresna Graha Securindo Tbk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu produk reksa dana syariah yang sudah ada di pasaran saat ini antara lain BNI Dana Syariah (reksa dana pendapatan tetap), BNI Dana Plus Syariah ( reksa dana campuran), Danareksa Syariah Berimbang (reksa dana campuran), PNM syariah, dan yang terbaru adalah Fortis Pesona Amanah yang diluncurkan Fortis Investment dan HSBC Amanah Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peluncuran produk terbarunya beberapa waktu lalu, Presdir Fortis Investment Eko Pratomo mengatakan produk tersebut mencapai target dana kelolaan sebesar 500 juta unit atau setara Rp500 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eko menjelaskan reksa dana yang meluncurkan 25-30 jenis saham yang akan dijadikan portofolio ini, 80%-98%-nya akan diinvesta sikan ke instrumen saham yang dikategorikan masuk dalam efek syariah, dan sisanya pada instrumen pasar uang sesuai prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Ahmad Gozali dan Eko sama-sama optimistis pasar reksa dana syariah akan makin berkembang beberapa tahun ke depan. Menurut Gozali, peningkatan tersebut sangat signifikan jika didukung oleh perkembangan ekonomi syariah yang kini mulai menunjukkan geliat yang menggembirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak mustahil nantinya kelolaan reksadana syariah ini bisa menyamai kelolaan reksa dana konvensional," ujar Ahmad Gozali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hati-hati memilih&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makin banyaknya pilihan produk dan manajer investasi ini, maka masyarakat harus lebih jeli dalam memilih jenis portofolio yang dikelolanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ahmad Gozali, pilihan produk investasi yang bisa dipilih antara lain saham, obligasi, deposito di bank konvensional, dan juga valas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, jenis investasi reksa dana yang bisa dipilih antara lain saham, campuran dan pendapatan tetap. Dari tiga jenis investasi ini, investasi sahamlah yang memiliki risiko paling besar dibandingkan dengan investasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, bagi pemula sebaiknya memilih investasi yang berisiko kecil, agar mereka bisa belajar memulai dengan tingkat kerugian yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah, portofolio yang dipilih harus berlandaskan syariah, dan lebih baik memilih salah satu dari 30 emiten yang sudah terdaftar di JII. Untuk para pemula pun, sebaiknya menginvestasikan dana yang tidak terlalu besar, untuk beradaptasi sekaligus menghindari munculnya kerugian besar bagi para pemula tersebut. (detikcom/bisnisindonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-6875149674442121134?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6875149674442121134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6875149674442121134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/reksa-dana-syariah-kian-menawan_22.html' title='Reksa Dana Syariah Kian Menawan'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-7018471250236554627</id><published>2008-08-22T18:45:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:08:36.555-07:00</updated><title type='text'>Reksa Dana Syariah Kian Menawan</title><content type='html'>Pangsa pasar reksa dana syariah saat ini makin menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Sejak dari kegiatan perbankan dan investasi syariah yang baru muncul beberapa tahun belakangan, pertumbuhan reksa dana syariah terus mengalami kenaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presdir Fortis Investment Eko Pratomo menyebutkan bahwa pada Maret 2007, dana kelolaan reksa dana syariah mencapai Rp700 miliar, sementara reksadana konvensional mencapai Rp58,247 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah tersebut diproyeksi akan terus meningkat dengan makin banyaknya investor yang kini mulai melirik berinvestasi di reksa dana syariah yang dianggap lebih menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dipicu oleh makin diminatinya instrumen investasi syariah selama beberapa tahun belakangan. Jakarta Islamic Index (JII) dalam lima tahun terakhir mencatat pertumbuhan transaksi investasi syariah yang jauh lebih tinggi dibandingkan IHSG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, otoritas pasar modal pun memperkirakan pertumbuhan reksadana ke depannya semakin pesat, seiring dengan banyaknya perusahaan yang berniat menerbitkan produk-produk syariah, seperti corporate sukuk (obligasi syariah korporasi) yang belum lama diperkenalkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencana keuangan Ahmad Gozali menyebutkan bahwa tren masyarakat untuk memilih reksadana syariah saat ini memang cukup besar. "Hal ini dipicu dari harapan ketenangan batin dari investor, dan juga era 2006-2007 kali ini, JII mencatat pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan IHSG dan juga reksa dana berbasis LQ45," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manajer investasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya reksa dana syariah dijual secara ritel dengan minimal pembelian Rp250.000 per unit sampai Rp5 juta. Jakarta Islamic Centre (JII) saat ini mencatat 30 emiten yang dinilai memenuhi persyaratan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat pertumbuhan reksa dana syariah akan dipicu oleh kegiatan transaksi ekonomi syariah secara umum, dan juga makin banyaknya kegiatan perbankan dan manajer investasi yang menerbitkan reksa dana syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini beberapa manajer investasi yang telah menerbitkan reksa dana syariah antara lain PT Danareksa Investment Manajemen, PT PNM Investment Manajemen, PT Trimegah Sekuritas, AAA Investment Management, Batasa Capital, BNI Investment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Management, Manulife Investment Management, CIMB-GK Securities Indonesia, dan PT Kresna Graha Securindo Tbk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu produk reksa dana syariah yang sudah ada di pasaran saat ini antara lain BNI Dana Syariah (reksa dana pendapatan tetap), BNI Dana Plus Syariah ( reksa dana campuran), Danareksa Syariah Berimbang (reksa dana campuran), PNM syariah, dan yang terbaru adalah Fortis Pesona Amanah yang diluncurkan Fortis Investment dan HSBC Amanah Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peluncuran produk terbarunya beberapa waktu lalu, Presdir Fortis Investment Eko Pratomo mengatakan produk tersebut mencapai target dana kelolaan sebesar 500 juta unit atau setara Rp500 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eko menjelaskan reksa dana yang meluncurkan 25-30 jenis saham yang akan dijadikan portofolio ini, 80%-98%-nya akan diinvesta sikan ke instrumen saham yang dikategorikan masuk dalam efek syariah, dan sisanya pada instrumen pasar uang sesuai prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Ahmad Gozali dan Eko sama-sama optimistis pasar reksa dana syariah akan makin berkembang beberapa tahun ke depan. Menurut Gozali, peningkatan tersebut sangat signifikan jika didukung oleh perkembangan ekonomi syariah yang kini mulai menunjukkan geliat yang menggembirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak mustahil nantinya kelolaan reksadana syariah ini bisa menyamai kelolaan reksa dana konvensional," ujar Ahmad Gozali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hati-hati memilih&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makin banyaknya pilihan produk dan manajer investasi ini, maka masyarakat harus lebih jeli dalam memilih jenis portofolio yang dikelolanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ahmad Gozali, pilihan produk investasi yang bisa dipilih antara lain saham, obligasi, deposito di bank konvensional, dan juga valas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, jenis investasi reksa dana yang bisa dipilih antara lain saham, campuran dan pendapatan tetap. Dari tiga jenis investasi ini, investasi sahamlah yang memiliki risiko paling besar dibandingkan dengan investasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, bagi pemula sebaiknya memilih investasi yang berisiko kecil, agar mereka bisa belajar memulai dengan tingkat kerugian yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah, portofolio yang dipilih harus berlandaskan syariah, dan lebih baik memilih salah satu dari 30 emiten yang sudah terdaftar di JII. Untuk para pemula pun, sebaiknya menginvestasikan dana yang tidak terlalu besar, untuk beradaptasi sekaligus menghindari munculnya kerugian besar bagi para pemula tersebut. (detikcom/bisnisindonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-7018471250236554627?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/7018471250236554627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/7018471250236554627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/reksa-dana-syariah-kian-menawan.html' title='Reksa Dana Syariah Kian Menawan'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-3357944828022243691</id><published>2008-08-22T00:09:00.001-07:00</published><updated>2008-11-05T18:09:04.162-08:00</updated><title type='text'>Pengertian Reksadana Syariah</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Reksadana merupakan suatu instrumen keuangan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal secara kolektif. Dana yang terkumpul ini, selanjutnya dikelola dan diinvestasikan oleh seorang manajer investasi (fund manager) melalui saham, obligasi, valuta asing atau deposito.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sedangkan reksadana syariah, mengandung pengertian sebagai reksadana yang pengelolaan dan kebijakan investasinya mengacu pada syariat Islam. Reksadana syariah, misalnya tidak diinvestasikan pada saham-saham atau obligasi dari perusahaan yang pengelolaan atau produknya bertentangan dengan syariat Islam. Seperti pabrik makanan/minuman yang mengandung alkohol, daging babi, rokok dan tembakau, jasa keuangan konvensional, pertahanan dan persenjataan serta bisnis hiburan yang berbau maksiat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah satu indikator utama untuk menilai kinerja reksadana adalah Nilai Aset Bersih (NAB/Net Asset Value). Indikator ini merupakan hasil perhitungan dari nilai investasi dan kas dipegang (yang tak terinvestasikan), dikurangi dengan biaya-biaya serta utang dari kegiatan operasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-3357944828022243691?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/3357944828022243691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/3357944828022243691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pengertian-reksadana-syariah.html' title='Pengertian Reksadana Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-22160447149616295</id><published>2008-08-22T00:08:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T02:40:26.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Investasi Halal Melalui Reksadana Syariah</title><content type='html'>&lt;span  lang="SV" style="font-family:arial;"&gt;"To...to...to, Ajinomoto" kata si Mandra dengan tingkahnya yang kocak pada sebuah iklan di televisi. Anda tentu belum lupa perihal bumbu penyedap masakan bermerek Ajinomoto yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan, karena ternyata dikategorikan tidak halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, bagi penduduk negara kita yang mayoritas beragama Islam, halal versus haram selalu menjadi hal yang sangat sensitif dalam setiap sisi kehidupan bermasyarakat. Tak terkecuali dalam kehidupan berinvestasi, munculnya bank-bank dan lembaga keuangan dengan prinsip Islam memperlihatkan kepedulian dari investor muslim untuk menjalankan syariah Islam dalam berinvestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan reksadana? Nah, bagi investor yang berniat bereksadana sebagai jembatan berinvestasi dan menginginkan perolehan keuntungan yang bisa dipertanggungjawabkan secara Islami, bisa melirik pada reksadana yang sering disebut dengan Reksadana Syariah atau istilah kerennya disebut Islamic Investment Fund.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, reksadana syariah sama dengan reksadana konvensional, yang bertujuan mengumpulkan dana dari masyarakat, yang selanjutnya dikelola oleh manajer investasi untuk kemudian diinvestasikan pada instrumen-instrumen di pasar modal dan pasar uang. Instrumen itu seperti halnya saham, obligasi, deposito, sertifikat deposito, valuta asing dan surat utang jangka pendek (commercial paper). Reksadana Syariah ini termasuk dalam kategori reksadana terbuka (kontrak investasi kolektif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang membedakan reksadana syariah dan reksadana konvensional? Reksadana syariah memiliki kebijakan investasi yang berbasis pada prinsip-prinsip Islam. Instrumen investasi yang dipilih dalam portofolionya haruslah yang dikategorikan halal. Dikatakan halal, jika pihak yang menerbitkan instrumen investasi tersebut tidak melakukan usaha yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, tidak melakukan riba atau membungakan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saham, obligasi dan sekuritas lainnya yang dikeluarkan perusahaan yang usahanya berhubungan dengan produksi atau penjualan minuman keras, rokok dan tembakau, produk mengandung babi, bisnis hiburan berbau masksiat, bisnis senjata, perjudian, pornografi, dan sebagainya tidak akan dimasukkan ke dalam portofolio reksadana. Intisarinya, hanyalah sekuritas yang dikategorikan halal yang bisa masuk dalam portofolio reksadana syariah ini. Di samping itu, segi pengelolaan dana reksadana ini juga berdasarkan Islam, yang tidak mengizinkan penggunaan strategi investasi yang menjurus ke arah spekulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tiga merek&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, untuk pasar Indonesia ada tiga merek reksadana syariah yang ditawarkan, yaitu Danareksa Syariah (reksadana saham/equity fund), Danareksa Syariah Berimbang (reksadana campuran/balanced fund) dan PNM Syariah (reksadana campuran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danareksa Syariah dan Danareksa Syariah Berimbang dikelola oleh PT Danareksa Investment Management. Danareksa Syariah bertujuan untuk memberi kesempatan investasi yang maksimal dalam jangka panjang kepada investor yang hendak mengikuti syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana yang terkumpul akan diinvestasikan dalam portofolio sekuritas dengan komposisi investasi minimum 80 persen di saham dan maksimum 20 persen di obligasi atau maksimum 20 persen di instrumen pasar uang. Pada Danareksa Syariah Berimbang, dana yang terkumpul akan diinvestasikan minimum 25 persen hingga maksimum 75 persen dalam saham atau minimum 25 persen hingga maksimum 75 persen dalam obligasi dan sisanya pada instrumen pasar uang dengan mengikuti syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Reksadana PNM Syariah dikelola oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Investment Management. Tujuan Investasinya adalah untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka panjang. Dana yang terkumpul akan diinvestasikan 30 persen sampai 70 persen pada saham atau 30 persen hingga 70 persen pada obligasi dan sisannya pada instrumen pasar uang. Informasi lengkap mengenai ketiga merek reksadana tersebut bisa dipelajari lebih rinci pada prospektusnya. Selanjutnya, untuk menilai kinerja dari reksadana syariah ini, selain bisa berpatokan pada Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit, juga diperlukan suatu acuan, seperti layaknya reksadana saham konvensional mengacu kepada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acuan yang diperlukan reksadana ini, sudah tentu haruslah juga berprinsip Islam. Kira-kira setahun yang lalu, di Bursa Efek Jakarta sudah diluncurkan indeks harga saham yang disebut indeks syariah atau sering disebut dengan Jakarta Islamic Index (JII). Saham- saham yang masuk ke dalam JII adalah saham-saham yang dikategorikan halal. Salah satu tujuan peluncuran indeks syariah ini, tak lain adalah untuk memudahkan dan menarik minat investor muslim untuk berinvestasi pada saham-saham yang dikategorikan halal. Pro-kontra yang mencuat kepermukaan adalah, apakah saham-saham yang masuk ke JII ini sudah 100 persen halal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa masih ada saham-saham yang dikategorikan tidak halal? Harus diakui, tidaklah gampang untuk menemukan saham-saham yang 100 persen halal di zaman keterbukaan seperti sekarang ini, karena sektor usaha akan saling berinteraksi. Hal inilah yang selanjutnya membedakan reksadana syariah dan reksadana konvensional, karena adanya proses pembersihan (cleansing) atas keuntungan yang tidak halal dalam bentuk zakat atau sedekah kepada pihak yang layak menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, reksadana syariah memang dibuat sedemikian rupa bagi investor, agar dapat berinvestasi dengan tenang dan mendapatkan hasil investasi yang halal. Karena itu, jika tujuan investasi Anda dalam jangka panjang adalah untuk persiapan menunaikan ibadah haji atau biaya anak sekolah diperguruan tinggi, salah satu alternatifnya adalah berinvestasi secara halal via reksadana syariah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sumber: Koran Tempo Online&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-22160447149616295?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/22160447149616295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/22160447149616295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/investasi-halal-melalui-reksadana.html' title='Investasi Halal Melalui Reksadana Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-5052688050632293009</id><published>2008-08-22T00:07:00.000-07:00</published><updated>2008-09-03T19:09:09.762-07:00</updated><title type='text'>Apakah Jakarta Islamic Index (JII) ?</title><content type='html'>Dalam rangka mengembangkan pasar modal syariah, PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) bersama dengan PT Danareksa Investment Management (DIM) meluncurkan indeks saham yang dibuat berdasarkan syariah Islam, yaitu Jakarta Islamic Index (JII). Jakarta Islamic Index terdiri atas 30 jenis saham yang dipilih dari saham-saham yang sesuai dengan syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta Islamic Index dimaksudkan untuk digunakan sebagai tolok ukur (benchmark) untuk mengukur kinerja suatu investasi pada saham dengan basis syariah. Melalui indeks diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk mengembangkan investasi dalam ekuiti secara syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan kriteria pemilihan saham dalam Jakarta Islamic Index melibatkan pihak Dewan Pengawas Syariah PT Danareksa Invesment Management. Sedangkan untuk menetapkan saham-saham yang akan masuk dalam perhitungan JII dilakukan dengan urutan seleksi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memilih kumpulan saham dengan jenis usaha utama yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan sudah tercatat lebih dari 3 bulan (kecuali termasuk dalam 10 kapitalisasi besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memilih saham berdasarkan laporan keuangan tahunan atau tengah tahun berakhir yang memiliki rasio Kewajiban terhadap Aktiva maksimal sebesar 90%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memilih 60 saham dari susunan saham diatas berdasarkan urutan rata-rata kapitalisasi pasar terbesar selama satu tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memilih 30 saham dengan urutan berdasarkan tingkat likuiditas rata-rata nilai perdagangan reguler selama satu tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkajian ulang akan dilakukan enam bulan sekali dengan penentuan komponen indeks pada awal bulan Januari dan Juli setiap tahunnya. Sedangkan perubahan pada jenis usaha emiten akan dimonitoring secara terus menerus berdasarkan data-data publik yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan JII dilakukan oleh Bursa Efek Jakarta dengan menggunakan metode perhitungan indeks yang telah ditetapkan Bursa Efek Jakarta, yaitu dengan bobot kapitalisasi pasar (market cap weighted). Perhitungan indeks ini juga mencakup penyesuaian-penyesuaian (adjustment) akibat berubahnya data emiten yang disebabkan oleh aksi korporasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data terbaru: &lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/update-daftar-saham-jakarta-islamic.html"&gt;Daftar saham JII Juni 2008&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-5052688050632293009?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5052688050632293009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5052688050632293009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/apakah-jakarta-islamic-index.html' title='Apakah Jakarta Islamic Index (JII) ?'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-6357250012861631856</id><published>2008-08-22T00:04:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T00:07:28.652-07:00</updated><title type='text'>Prinsip Pasar Modal Syariah</title><content type='html'>Pasar modal merupakan salah satu tonggak penting dalam perekonomian dunia saat ini. Banyak industri dan perusahaan yang menggunakan institusi pasar modal sebagai media untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi keuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar modal merupakan salah satu tonggak penting dalam perekonomian dunia saat ini. Banyak industri dan perusahaan yang menggunakan institusi pasar modal sebagai media untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi keuangannya. Secara faktual, pasar modal telah menjadi financial nerve-centre (saraf finansial dunia, Red) dunia ekonomi modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, perekonomian modern tidak akan mungkin eksis tanpa adanya pasar modal yang terorganisir dengan baik. Setiap hari terjadi transaksi triliunan rupiah melalui institusi ini. Sebagaimana institusi modern, pasar modal tidak terlepas dari berbagai kelemahan dan kesalahan. Salah satunya adalah tindakan spekulasi. Pada umumnya proses-proses transaksi bisnis yang terjadi dikendalikan oleh para spekulan. Mereka selalu memperhatikan perubahan pasar, membuat berbagai analisis dan perhitungan, serta mengambil tindakan spekulasi di dalam pembelian maupun penjualan saham. Aktivitas inilah yang membuat pasar tetap aktif. Tetapi, aktivitas ini tidak selamanya menguntungkan, terutama ketika menimbulkan depresi yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat aktivitas spekulasi dapat dirinci sbb. Pertama, spekulasi sesungguhnya bukan merupakan investasi, meskipun di antara keduanya ada kemiripan. Perbedaan yang sangat mendasar di antara keduanya terletak pada 'spirit' yang menjiwainya, bukan pada bentuknya. Para spekulan membeli sekuritas untuk mendapatkan keuntungan dengan menjualnya kembali di masa mendatang. Sedangkan para investor membeli sekuritas dengan tujuan untuk berpartisipasi secara langsung dalam bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, spekulasi telah meningkatkan unearned income bagi sekelompok orang dalam masyarakat, tanpa mereka memberikan kontribusi apapun, baik yang bersifat positif maupun produktif. Bahkan, mereka telah mengambil keuntungan di atas biaya masyarakat, yang bagaimanapun juga sangat sulit untuk bisa dibenarkan secara ekonomi, sosial, maupun moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, adalah spekulasi merupakan sumber penyebab terjadinya krisis keuangan. Fakta menunjukkan bahwa aktivitas para spekulan inilah yang menimbulkan krisis di Wall Street tahun 1929 yang mengakibatkan depresi yang luar biasa bagi perekonomian dunia di tahun 1930-an. Begitu pula dengan devaluasi poundsterling tahun 1967, maupun krisis mata uang franc di tahun 1969. Ini hanyalah sebagian contoh saja. Bahkan hingga saat ini, otoritas moneter maupun para ahli keuangan selalu disibukkan untuk mengambil langkah-langkah guna mengantisipasi tindakan dan dampak yang mungkin ditimbulkan oleh para spekulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, keempat, spekulasi adalah outcome dari sikap mental 'ingin cepat kaya'. Jika seseorang telah terjebak pada sikap mental ini, maka ia akan berusaha dengan menghalalkan segala macam cara tanpa mempedulikan rambu-rambu agama dan etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ajaran Islam secara tegas melarang tindakan spekulasi ini, karena secara diametral bertentangan dengan nilai-nilai illahiyah dan insaniyyah. Prinsip dasar Ada beberapa prinsip dasar untuk membangun sistem pasar modal yang sesuai dengan ajaran Islam. Sedangkan untuk implementasinya, memang dibutuhkan proses diskursus yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip tersebut, antara lain, tidak diperkenankannya penjualan dan pembelian secara langsung. Saat ini, jika seseorang ataupun sebuah perusahaan ingin menjual atau membeli saham, dia akan menggunakan jasa broker atau pialang. Kemudian broker tersebut akan menghubungi jobbers dan menyampaikan maksud untuk bertransaksi, baik dalam pembelian maupun penjualan saham. Kemudian para jobber ini menawarkan 2 rate harga, yaitu rate harga yang akan dibelinya yang biasanya lebih rendah dan rate harga yang akan dijualnya yang biasanya lebih tinggi. Selanjutnya para jobber berkewajiban untuk membeli saham tersebut. Transaksi model ini memberikan 2 implikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, para jobber akan melakukan pembelian saham meskipun mereka belum tentu membutuhkannya. Mereka membeli saham dengan harapan akan dapat menjualnya kembali kepada pihak yang memerlukan. Hal ini akan membuka pintu spekulasi. Para spekulan mengetahui bahwa mereka dapat membeli saham yang menguntungkan dari pasar karena para jobber ini mampu menyediakan ready stock. Begitu pula bila saham tersebut ternyata kurang menguntungkan, mereka secara cepat dapat pula melepasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi selanjutnya adalah perubahan harga hanya ditentukan oleh kekuatan pasar, dimana tidak ada perubahan yang berarti dari nilai intrinsik saham. Dalam ajaran Islam, aturan pasar modal harus dibuat sedemikian rupa untuk menjadikan tindakan spekulasi sebagai sebuah bisnis yang tidak menarik. Untuk itu, prosedur pembelian/penjualan saham secara langsung tidak diperkenankan. Prosedurnya, setiap perusahaan yang memiliki kuota saham tertentu memberikan otoritas kepada agen di lantai bursa, untuk membuat deal atas sahamnya. Tugas agen ini adalah mempertemukan perusahaan tersebut dengan calon investor, dan bukan membeli atau menjualnya secara langsung. Saham-saham tersebut dijual ataupun dibeli jika memang tersedia. Jika banyak pihak yang menginginkan saham tertentu, maka mereka terlebih dahulu harus terdaftar sebagai applicant, dan saham tersebut kemudian dijual/dibeli dengan prinsip first-come-first-served (siapa datang dulu dia dilayani, Red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Determinasi harga Saat ini, harga saham ditentukan oleh kekuatan supply dan demand. Sedangkan dalam aturan Islam, penentuan harga saham berbeda dengan penentuan harga seperti yang terjadi pada saat ini. Jika kita melihat balance sheet dari joint stock company, maka terlihat bahwa aset sama dengan modal saham ditambah dengan kewajiban. Aset tersebut merupakan representasi dari modal, dimana kewajiban diasumsikan sama dengan nol. Sehingga, sertifikat sahamnya memiliki nilai tertentu, dimana nilainya akan sama dengan nilai asetnya. Setiap harga saham yang di atas atau di bawah nilai asetnya, tidak menunjukkan kondisi sesungguhnya. Tetapi kekuatan pasar mampu membuat harga saham tersebut berada di atas/di bawah nilai asetnya. Dalam pandangan Islam, untuk mencegah terjadinya distorsi ini, harga saham harus sesuai dengan nilai intrinsiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun formula perhitungannya adalah: harga saham sama dengan modal saham + keuntungan - kerugian + akumulasi keuntungan - akumulasi kerugian, yang kesemuanya dibagi dengan jumlah saham (Muhammad Akram, Issues in Islamic Economics). Formula ini akan memberikan nilai sebenarnya dari sertifikat saham, dan akan lebih menggambarkan kondisi yang sesungguhnya. Tidak ada seorang pun yang diperbolehkan untuk membeli atau menjual pada berbagai level harga kecuali berdasarkan regulasi harga yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan, apakah dengan kebijakan seperti ini, para spekulan tidak akan tertarik dengan aktivitas spekulasinya? Ada dua alasan yang menjelaskan hal ini. Harga tidak akan berubah dengan cepat. Harga dideklarasikan sejak tanggal balance sheet dan berlaku hingga tanggal balance sheet berikutnya. Selain itu, membeli ataupun menjual saham bukanlah pekerjaan mudah, dan banyak menimbulkan ketidakpastian. Para spekulan tidak akan gegabah di dalam membeli saham sebelum tanggal balance sheet. Hal ini akan mereduksi aktivitas spekulasi. Prinsip dasar lainnya adalah penelitian account books secara cermat. Praktek standar manajemen bisnis dan akunting harus diterapkan pada semua perusahaan yang telah memiliki kuota saham tertentu. Kemudian, perlu ada proses audit dan investigasi secara mendadak untuk meneliti kebenaran dari balance sheet suatu perusahaan. Selain itu, tiap perusahaan harus diminta untuk mengumumkan posisi keuangannya setiap tiga bulan sekali, sehingga publik akan tahu berapa sesungguhnya nilai intrinsik dari sahamnya minimal 4 kali dalam setahun. Tentu saja tanggal penutupan suatu perusahaan akan berbeda dengan perusahaan lainnya, sehingga tanggal pengumuman posisi keuangannya pun akan berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, hampir setiap minggu sepanjang tahun, akan ada penutupan dan pengumuman posisi keuangan, dan hal ini akan tetap membuat pasar aktif sepanjang tahun. Prinsip dasar ini juga melarang perusahaan untuk menjual saham mereka sendiri. Perusahaan selanjutnya dilarang untuk menjual sahamnya sendiri di pasar tanpa ada izin dari pencatat/pendaftar Join Stock Company. Selain itu, ada larangan pemberian kredit untuk tujuan spekulasi. Pemberian pinjaman dana untuk tujuan spekulasi di pasar modal sangat dilarang dalam Islam. Forward transaction Salah satu bagian besar dari spekulasi bisnis adalah adanya forward transaction, dimana dua pihak yang bertransaksi bersepakat untuk melakukan pengiriman pada tanggal tertentu di masa mendatang. Biasanya antara satu hingga dua belas bulan setelah tanggal transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di London Stock Exchange, forward transaction ini telah dilarang dalam skala yang lebih luas. Selain itu, juga tidak dibolehkan adanya short selling. Ini adalah menjual saham sebelum seseorang memilikinya, dengan harapan dapat membelinya kembali dengan harga yang lebih rendah. Contango juga tidak diperbolehkan. Ada dua alasan mengapa contango tidak akan terjadi dalam pasar modal syariah. Pertama, harga tidak akan berubah cepat karena harga ditentukan oleh nilai intrinsik dari saham. Kemudian yang kedua, dana untuk contango yang bersumber dari riba tidak akan tersedia karena Islam melarang riba atau sejenisnya. Begitu juga transaksi option, baik single option maupun double option keduanya tidak diperbolehkan dalam Islam, sebagaimana ditegaskan Mishkat dalam Kitab al-Bai. Adanya pengawasan terhadap keseluruhan aktivitas pasar modal. Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan pasar modal syariah, sekaligus untuk mencegah terjadinya penyimpangan dari nilai-nilai Islam, maka diperlukan adanya lembaga yang memiliki otoritas penuh, yang beranggotakan tidak hanya ahli keuangan saja, tetapi juga pakar hukum/syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh Irfan Syauqi Beik, Msc. Penulis adalah Mahasiswa S2 Ekonomi Islam International Islamic University Islamabad Pakistan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-6357250012861631856?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6357250012861631856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6357250012861631856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/prinsip-pasar-modal-syariah.html' title='Prinsip Pasar Modal Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-3507260891404298362</id><published>2008-08-21T06:55:00.001-07:00</published><updated>2008-08-21T21:48:40.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Pasar Modal Syariah (bag 1)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Sejarah Singkat Industri Syariah&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Sejarah perkembangan industri keuangan syariah yang meliputi perbankan, asuransi dan pasar modal pada dasarnya merupakan suatu proses sejarah yang sangat panjang. Lahirnya Agama Islam sekitar 15 (lima belas) abad yang lalu meletakkan dasar penerapan prinsip syariah dalam industri keuangan, karena di dalam Islam dikenal kaedah muamalah yang merupakan kaedah hukum atas hubungan antara manusia yang di dalamnya termasuk hubungan perdagangan dalam arti yang luas. Namun demikian, perkembangan penerapan prinsip syariah mengalami masa surut selama kurun waktu yang relatif lama pada masa imperium negara-negara Eropa. Pada masa tersebut negara-negara di Timur Tengah serta negara-negara Islam lain hampir semuanya menjadi wilayah jajahan negara-negara Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan selanjutnya, dengan banyaknya negara Islam yang terbebas dari penjajahan dan semakin terdidiknya generasi muda Islam, maka ajaran Islam mulai meraih masa kebangkitan kembali. Sekitar tahun 1960-an banyak cendekiawan moslem dari negara-negara Islam sudah mulai melakukan pengkajian ulang atas penerapan sistem hukum Eropa kedalam industri keuangan dan sekaligus memperkenalkan penerapan prinsip syariah Islam dalam industri keuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya prinsip syariah islam diterapkan pada industri perbankan dan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Cairo&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; adalah merupakan negara yang pertamakali mendirikan bank Islam sekitar tahun 1971 dengan nama “Nasser Social Bank” yang operasionalnya berdasarkan sistem bagi hasil (tanpa riba). Berdirinya Nasser Social Bank tersebut, kemudian diikuti dengan berdirinya beberapa bank Islam lainnya seperti Islamic Development Bank (IDB) dan the &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Dubai&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt; Islamic pada tahun 1975, Faisal Islamic Bank of Egypt, Faisal Islamic Bank of &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Sudan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan Kuwait Finance House tahun 1977.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya penerapan prinsip syariah pada sektor di luar industri perbankan, juga telah dijalankan pada industri asuransi (takaful) dan industri Pasar Modal (Pasar Modal Syariah). &lt;span style="" lang="SV"&gt;Pada industri Pasar Modal, prinsip syariah telah diterapkan pada instrumen obligasi, saham dan fund (Reksa Dana). Adapun negara yang pertama kali mengintrodusir untuk mengimplementasikan prinsip syariah di sektor pasar modal adalah “&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Jordan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Pakistan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;”, dan kedua negara tersebut juga telah menyusun dasar hukum penerbitan obligasi syariah. Selanjutnya pada tahun 1978, pemerintah Jordan melalui Law Nomor 13 tahun 1978 telah mengijinkan Jordan Islamic Bank untuk menerbitkan Muqaradah Bond. Ijin penerbitan Muqaradah Bond ini kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan Muqaradah Bond Act pada tahun 1981. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Sementara pemerintah &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Pakistan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, baru pada tahun 1980 menerbitkan the Madarabas Company dan Madarabas Ordinance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, penerapan prinsip syariah dalam industri pasar modal khususnya pada instrumen saham dilakukan berdasarkan penilaian atas saham yang diterbitkan oleh masing-masing perusahaan, karena instrumen saham secara natural telah sesuai dengan prinsip syariah mengingat sifat saham dimaksud bersifat penyertaan. Para ahli fiqih berpendapat bahwa suatu saham dapat dikatergorikan memenuhi prinsip syariah apabila kegiatan perusahaan yang menerbitkan saham tersebut tidak tercakup pada hal-hal yang dilarang dalam syariah islam, seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Alkohol;&lt;br /&gt;2. Perjudian;&lt;br /&gt;3. Produksi yang bahan bakunya berasal dari babi;&lt;br /&gt;4. Pornografi;&lt;br /&gt;5. Jasa keuangan yang bersifat konvensional;&lt;br /&gt;6. Asuransi yang bersifat konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gambaran Pasar Modal Syariah di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Sejak secara resmi Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) meluncurkan prinsip pasar modal syariah pada tanggal 14 dan 15 Maret 2003 dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Bapepam dengan Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), maka dalam perjalanannya perkembangan dan pertumbuhan transaksi efek syariah di pasar modal Indonesia terus meningkat. Harus dipahami bahwa ditengah maraknya pertumbuhan kegiatan ekonomi syariah secara umum di Indonesia, perkembangan kegiatan investasi syariah di pasar modal Indonesia masih dianggap belum mengalami kemajuan yang cukup signifikan, meskipun kegiatan investasi syariah tersebut telah dimulai dan diperkenalkan sejak pertengahan tahun 1997 melalui instrumen reksa dana syariah serta sejumlah fatwa DSN-MUI berkaitan dengan kegiatan investasi syariah di pasar modal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari kenyataannya, walaupun sebagian besar penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam namun perkembangan pasar modal yang berbasis syariah dapat dikatakan sangat tertinggal jauh terutama jika dibandingkan dengan Malaysia yang sudah bisa dikatakan telah menjadi pusat investasi berbasis syariah di dunia, karena telah menerapkan beberapa instrumen keuangan syariah untuk industri pasar modalnya. Kenyataan lain yang dihadapi oleh pasar modal syariah kita hingga saat ini adalah minimnya jumlah pemodal yang melakukan investasi, terutama jika dibandingkan dengan jumlah pemodal yang ada pada sektor perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan negara tetangga &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; misalnya, &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; terlihat begitu tertinggal jauh dalam mengembangkan kegiatan investasi syariah di pasar modal. &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; pertama kali mengembangkan kegiatan pasar modal syariah sejak awal tahun 1990 dan saat ini terus mengalami kemajuan yang cukup pesat. Sebagai contoh, data menunjukkan hingga akhir tahun 2004 total Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana Syariah mencapai 7,7% (tujuh koma tujuh perseratus) dari total NAB industri Reksa Dana di Malaysia, sedangkan Indonesia baru mencapai 0,51% (nol koma lima puluh satu per seratus) dari total NAB industri reksa dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk obligasi syariah, di Malaysia hingga akhir tahun 2004 mencapai kenaikan 31,69% dari total nilai obligasi yang tercatat di pasar modal Malaysia, sementara di Indonesia hingga akhir Desember 2004 baru mencapai Rp. 1.424 Triliun atau 1,72% dari total nilai emisi obligasi di Indonesia pada tahun yang sama yaitu sebesar Rp. 83.005,345 Triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain, harus diakui bahwa masih terdapat beberapa permasalahan mendasar yang menjadi kendala berkembangnya pasar modal yang berprinsip syariah di Indonesia. Kendala-kendala dimaksud diantaranya adalah selain masih belum meratanya pemahaman dan atau pengetahuan masyarakat Indonesia tentang investasi di pasar modal yang berbasis syariah, juga belum ditunjangnya dengan peraturan yang memadai tentang investasi syariah di pasar modal Indonesia serta adanya anggapan bahwa untuk melakukan investasi di pasar modal syariah dibutuhkan biaya yang relatif lebih mahal apabila dibandingkan dengan investasi pada sektor keuangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;(bersambung.....)&lt;br /&gt;=============================&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-3507260891404298362?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/3507260891404298362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/3507260891404298362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pasar-modal-syariah-bag-1.html' title='Pasar Modal Syariah (bag 1)'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-4541041174900866974</id><published>2008-08-21T06:54:00.001-07:00</published><updated>2008-08-21T21:49:09.670-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Pasar Modal Syariah (bag 2)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hal-hal lain yang dianggap bisa mempengaruhi perkembangan Pasar Modal Syariah diantaranya adalah : perkembangan jenis instrumen pasar modal syariah yang dikuatkan dengan fatwa DSN — MUI, perkembangan transaksi sesuai syariah atas instrumen pasar modal syariah; dan perkembangan kelembagaan yang memantau macam dan transaksi pasar modal syariah (termasuk Bapepam Syariah, Lembaga Pemeringkat Efek Syariah dan Dewan Pengawas Islamic Market/Index). Keberadaan pasar modal di Indonesia merupakan salah satu faktor terpenting dalam ikut membangung perekonomian nasional, terbukti telah banyak industri dan perusahaan yang menggunakan institusi pasar modal ini sebagai media untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi keuangannya. Secara faktual, pasar modal telah menjadi financial nerve centre (saraf finansial dunia) pada dunia ekonomi modern dewasa ini, bahkan perekonomian modern tidak akan mungkin bisa eksis tanpa adanya pasar modal yang tangguh dan berdaya saing global serta terorganisir dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitnya ekonomi Islam di Indonesia dewasa ini menjadi fenomena yang menarik dan menggembirakan terutama bagi penduduk &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang mayoritas beragama Islam. Praktek kegiatan ekonomi konvensional, khususnya dalam kegiatan pasar modal yang mengandung unsur spekulasi sebagai salah satu komponennya nampaknya masih menjadi hambatan psikologis bagi umat Islam untuk turut aktif dalam kegiatan investasi terutama di bidang pasar modal, sekalipun berlabel syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan mendasar antara pasar modal konvensional dengan pasar modal syariah dapat dilihat pada instrumen dan mekanisme transaksinya, sedangkan perbedaan nilai indeks saham syariah dengan nilai indeks saham konvensional terletak pada kriteria saham emiten yang harus memenuhi prinsip-prinsip dasar syariah. Secara umum konsep pasar modal syariah dengan pasar modal konvensional tidak jauh berbeda meskipun dalam konsep pasar modal syariah disebutkan bahwa saham yang iperdagangkan harus berasal dari perusahaan yang bergerak dalam sektor yang memenuhi kriteria syariah dan terbebas dari unsur ribawi, serta transaksi saham dilakukan dengan menghindarkan berbagai praktik spekulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar modal syariah dikembangkan dalam rangka mengakomodir kebutuhan umat Islam di Indonesia yang ingin melakukan investasi di produk-produk pasar modal yang sesuai dengan prinsip dasar syariah. Dengan semakin beragamnya sarana dan produk investasi di &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, diharapkan masyarakat akan memiliki alternatif berinvestasi yang dianggap sesuai dengan keinginannya, disamping investasi yang selama ini sudah dikenal dan berkembang di sektor perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui bahwa &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; adalah merupakan sebuah negara dengan penduduk yang mayoritas beragama Islam, oleh karena itu sektor industri pasar modal diharapkan bisa mengakomodir dan sekaligus melibatkan peranserta warga muslim dimaksud secara langsung untuk ikut aktif menjadi pelaku utama pasar, tentunya adalah sebagai investor lokal di pasar modal &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Sebagai upaya dalam merealisasikan hal tersebut, maka sudah sewajarnya disediakan dan dikembangkan produk-produk investasi di pasar modal &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang sesuai dengan prinsip dasar ajaran agama Islam. Hal tersebut di atas menjadi penting mengingat masih adanya anggapan di kalangan umat Islam sendiri bahwa berinvestasi di sektor pasar modal di satu sisi adalah merupakan sesuatu yang tidak diperbolehkan (diharamkan) berdasarkan ajaran Islam, sementara pada sisi yang lain bahwa &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; juga perlu memperhatikan serta menarik minat investor mancanegara untuk berinvestsi di pasar modal &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. terutama investor dari negara-negara Timur Tengah yang diyakini merupakan investor potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajaran Islam, bahwa kegiatan berinvestasi dapat dikategorikan sebagai kegiatan ekonomi yang sekaligus kegiatan tersebut termasuk kegiatan muamalah yaitu suatu kegiatan yang mengartur hubungan antar manusia. Sementara itu berdasarkan kaidah Fikih, bahwa hukum asal dari kegiatan muamalah itu adalah mubah (boleh) yaitu semua kegiatan dalam pola hubungan antar manusia adalah mubah (boleh) kecuali yang jelas ada larangannya (haram). Ini berarti ketika suatu kegiatan muamalah yang kegiatan tersebut baru muncul dan belum dikenal sebelumnya dalam ajaran Islam maka kegiatan tersebut dianggap dapat diterima kecuali terdapat implikasi dari Al Qur’an dan Hadist yang melarangnya secara implisit maupun eksplisit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa literatur Islam klasik memang tidak ditemukan adanya terminologi investasi maupun pasar modal, akan tetapi sebagai suatu kegiatan ekonomi, kegiatan tersebut dapat diketegorikan sebagai kegiatan jual beli (al Bay).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu untuk mengetahui apakah kegiatan investasi di pasar modal merupakan sesuatu yang dibolehkan atau tidak menurut ajaran Islam, kita perlu mengetahui hal-hal yang dilarang/ diharamkan oleh ajaran Islam dalam hubungan jual beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan pasar modal syariah di &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; secara umum ditandai oleh berbagai indikator diantaranya adalah semakin maraknya para pelaku pasar modal syariah yang mengeluarkan efek-efek syariah selain saham-saham dalam Jakarta Islamic Index (JII). Dalam perjalanannya perkembangan pasar modal syariah di Indonesia telah mengalami kemajuan, sebagai gambaran bahwa setidaknya terdapat beberapa perkembangan dan kemajuan pasar modal syariah yang patut dicatat hingga tahun 2004, diantaranya adalah telah diterbitkan 6 (enam) Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang berkaitan dengan industri pasar modal. Adapun ke enam fatwa dimaksud adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. No.05/DSN-MUI/IV/2000 tentang Jual Beli Saham&lt;br /&gt;2. No.20/DSN-MUI/IX/2000 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi Untuk Reksa Dana Syariah&lt;br /&gt;3. No.32/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah;&lt;br /&gt;4. No.33/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah Mudharabah;&lt;br /&gt;5. No.40/DSN-MUI/IX/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip syariah di Bidang Pasar Modal;&lt;br /&gt;6. No.41/DSN-MUI/III/2004 tentang Obligasi Syariah Ijarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa-fatwa tersebut di atas mengatur prinsip-prinsip syariah di bidang pasar&lt;br /&gt;modal yang meliputi bahwa suatu efek dipandang telah memenuhi prinsip-prinsip&lt;br /&gt;syariah apabila telah memperoleh pernyataan kesesuaian syariah secara tertulis dari&lt;br /&gt;DSN-MUI. Adapun tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk memperoleh sertifikat/ predikat syariah dari DSN-MUI yaitu bahwa calon emiten terlebih dahulu harus mempresentasikan terutama struktur bagi hasilnya dengan nasabah/ investor,&lt;br /&gt;struktur transaksinya, bentuk perjanjiannya seperti perjanjian perwali amanatan dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perkembangan di lantai &lt;/b&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b&gt;Bursa&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan transaksi saham syariah di Bursa Efek Jakarta bisa digambarkan bahwa, berdasarkan lampiran Pengumuman BEJ No. Peng-499/BEJDAG/ U/12-2004 tanggal 28 Desember 2004, bahwa daftar nama saham tercatat yang masuk dalam perhitungan Jakarta Islamic Index (JII) untuk periode 3 Januari 2005 s.d Juni 2005 adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota JII Periode Januari s.d. Juni 2005&lt;br /&gt;No Nama Emiten No Nama Emiten&lt;br /&gt;1. Astra Agro Lestari&lt;br /&gt;2. Adhi Karya (persero)&lt;br /&gt;3. Aneka Tambang (Persero)&lt;br /&gt;4. Bakrie &amp;amp; Brothers&lt;br /&gt;5. Barito Pacific Timber&lt;br /&gt;6. Bumi Resources&lt;br /&gt;7. Ciputra Development&lt;br /&gt;8. Energi Mega Persada&lt;br /&gt;9. Gajah Tunggal&lt;br /&gt;10. International Nickel &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;Ind&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;br /&gt;11. Indofood Sukses Makmur&lt;br /&gt;12. Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper&lt;br /&gt;13. Indocement Tunggal Prakasa&lt;br /&gt;14. Indosat&lt;br /&gt;15. Kawasan Industri Jababeka&lt;br /&gt;16. Kalbe Farma&lt;br /&gt;17. Limas Stokhomindo&lt;br /&gt;18. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;London&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Sumatera&lt;br /&gt;19. Medco Energi International&lt;br /&gt;20. Multipolar&lt;br /&gt;21. Perusahaan Gas Negara (Persero)&lt;br /&gt;22. Tambang Batu Bara Bukit Asam&lt;br /&gt;23. Semen Cibinong&lt;br /&gt;24. Semen Gresik (Persero)&lt;br /&gt;25. Timah&lt;br /&gt;26. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia&lt;br /&gt;27. Telekomunikasi &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;br /&gt;28. Tempo Scan Pacific&lt;br /&gt;29. United Tractors&lt;br /&gt;30. Unilever Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kinerja saham-saham syariah yang terdaftar dalam Jakarta Islamic Index (JII) dimaksud juga mengalami perkembangan yang cukup baik, hal ini terlihat dari kenaikan index JII sebesar 37,90% dari 118,952 pada akhir tahun 2003 menjadi 164,029 pada penutupan akhir tahun 2004. Begitu pula nilai kapitalisasi saham-saham syariah yang terdaftar dalam JII juga meningkat signifikan sebesar 48,42% yaitu dari Rp.177,78 Triliun pada akhir Desember 2003 menjadi Rp.263,86 Triliun pada penutupan akhir Desember 2004&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;(bersambung.....)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;========================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-4541041174900866974?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4541041174900866974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4541041174900866974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pasar-modal-syariah-bag-2.html' title='Pasar Modal Syariah (bag 2)'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-7466100353779862463</id><published>2008-08-21T06:53:00.001-07:00</published><updated>2008-08-21T21:49:28.668-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Pasar Modal Syariah (bag 3)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Perkembangan Obligasi Syariah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Salah satu indikasi pertumbuhan dan perkembangan obligasi syariah pada akhir-akhir ini dapat dilihat dari maraknya penawaran umum perdana obligasi syariah dengan akad Ijarah. Sebagai gambaran bahwa sampai dengan akhir tahun 2003 hanya terdapat 6 (enam) emiten yang menawarkan obligasi syariah di pasar modal Indonesia dengan total nilai emisi sebesar Rp 740 Milyar, sedangkan pada tahun 2004 ada penambahan sebanyak 7 (tujuh) emiten baru yang telah mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam. Dengan demikian, sampai dengan akhir tahun 2004 secara kumulatif terdapat 13 (tiga belas) emiten yang menawarkan obligasi syariah atau meningkat sebesar 116,67% jika dibandingkan dengan tahun 2003 yang hanya ada 6 (enam) emiten obligasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya adalah ditandai dengan meningkatnya nilai emisi obligasi syariah di pasar modal Indonesia, seperti diketahui bahwa nilai emisi obligasi syariah pada akhir tahun 2003 baru mencapai sebesar Rp 740 Milyar sedangkan nilai emisi obligasi yang sama pada akhir tahun 2004 mencapai Rp 1.424 Triliun yang berarti ada peningkatan sebesar 92,43%, namun jika dibandingkan dengan total nilai emisi obligasi di pasar modal Indonesia di tahun 2004 secara keseluruhan yaitu sebesar Rp. 83.005,349 Triliun, maka prosentasenya masih terlalu kecil yaitu baru mencapai 1,72%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk kepada Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No: 32/DSN-MUI/IX/2002, "Obligasi Syariah adalah suatu &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan Emiten kepada pemegang Obligasi Syari’ah yang mewajibkan Emiten untuk membayar pendapatan kepada pemegang Obligasi Syari’ah berupa bagi hasil/margin/fee, serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo". Sebagai tindak lanjut atas fatwa di atas, pada Oktober 2002 PT. Indosat Tbk telah mengeluarkan obigasi syariah yang pertama kali di pasar modal &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dengan tingkat imbal hasil 16,75 %, suatu tingkat imbal hasil (return) yang cukup tinggi jika dibanding rata return obligasi dengan prinsip riba/konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perkembangan Reksadana Syariah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Secara umum pertumbuhan dan perkembangan Reksadana syariah mengalami kenaikan cukup pesat. Hal ini terlihat dari data statistik bahwa sampai dengan tahun 2003 hanya ada 3 (tiga) reksa dana syariah dimana 1 (satu) diantaranya efektif pada tahun yang sama, sedangkan pada tahun 2004 terdapat sebanyak 7 (tujuh) reksa dana syariah baru dinyatakan efektif, sehingga sampai dengan akhir tahun 2004 secara kumulatif terdapat 10 (sepuluh) reksa dana syariah telah ditawarkan kepada masyarakat atau meningkat sebesar 233,33 % jika dibandingkan dengan tahun 2003 yang hanya terdapat 3 (tiga) reksa dana syariah dengan total Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar Rp 168.110,17 Milyar. Harus diakui bahwa sampai dengan akhir tahun 2004, total (NAB) reksa dana syariah baru mencapai Rp. 525.970,10 Milyar (0,51%) dari total NAB industri reksa dana di pasar modal &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yaitu sebesar Rp. 104.037.824,63 Trilyun. Namun jika dibandingkan dengan NAB reksadana syariah sampai dengan tahun 2003, maka terlihat meningkat sebesar 312,872% yaitu dari Rp 168.110,17 Milyar (Rp.73.984,22 + Rp. 94.125,95) pada akhir tahun 2003 menjadi Rp. 525.970,10 Milyar pada akhir tahun 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syariah di pasar modal jangan hanya sekedar label&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sejak konsep syariah diintroduksi ke dalam industri pasar modal beberapa tahun yang lalu, setidaknya masyarakat selaku investor mempunyai alternatif untuk berinvestasi ke industri dan instrumen yang diyakini memiliki nilai kehalalan, mengingat bahwa sebelum instrument/ produk dimaksud diluncurkan harus terlebih dahulu mendapat sertifikat dari DSN-MUI. Bagi umat islam yang teguh menerapkan prinsip syariah dalam berbagai aspek kehidupannya, sudah barang tentu akan memilih instrumen investasi yang berbasis syariah. Pertimbangan untuk&lt;br /&gt;menerbitkan instrument syariah oleh emiten dirasakan cukup rasional, mengingat bahwa instrument syariah tidak mengacu pada bunga yang flat atau fluktuatif yang sangat tergantung pada kondisi moneter pada suatu Negara. Artinya bahwa bila suatu perusahaan mengalami kondisi keuangan yang kurang baik, maka yield yang diberikan kepada nasabah/ pemegang saham juga disesuaikan dengan kondisinya, sehingga perusahaan tidak terlalu khawatir memikirkan untuk menanggung resiko secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang menjadi pertanyaan sekarang ini adalah, apakah dengan telah mendapatkan label halal dari DSN-MUI akan secara otomatis menjadikan instrument tersebut dalam prakteknya sehari-hari terbebas dari unsur ribawi atau unsur lain yang bertentangan dengan syariah islam ?, mengingat sejauhmana DSN MUI punya otoritas untuk mengawasi day to day emiten-emiten yang sudah mengeluarkan produk syariah dan barangkali Bapepam sekalipun merasa sulit untuk melakukan pengawasan dimaksud. Selama ini investor/ nasabah pasar modal syariah&lt;br /&gt;memang merasa sulit untuk mengawasi apakah prinsip syariah memang telah diimplementasikan sepenuhnya dalam praktek sehari-hari oleh perusahaan yang menerbitkan instrument syariah. Pengawasan terhadap perusahaan yang telah menerbitkan efek syariah memang menjadi hal yang krusial untuk memastikan bahwa istilah syariah tidak hanya sekedar label belaka, melainkan memang harus menjiwai setiap kegiatan perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah-tengan maraknya instrument investasi yang berlabel syariah, perlu dicermati pula bahwa minimnya aturan-aturan hukum yang memayungi setiap kegiatan dan atau transaksi syariah di pasar modal juga dirasakan sebagai ketidakjelasan aspek perlindungan terhadap para investor atau nasabah pasar modal syariah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-7466100353779862463?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/7466100353779862463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/7466100353779862463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pasar-modal-syariah-bag-3.html' title='Pasar Modal Syariah (bag 3)'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-6230642119100487728</id><published>2008-08-20T20:42:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T20:11:11.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mizan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='takaful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='takafulink'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investasi syariah'/><title type='text'>Takafulink Mizan</title><content type='html'>Takafulink Mizan menawarkan cara berinvestasi dengan hasil yang optimal dan risiko yang moderat. Pada pilihan ini sebagian dana Anda akan ditempatkan pada instrumen investasi berpendapatan tetap dan sebagian lainnya pada saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Investasi&lt;/strong&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apabila Peserta panjang umur sampai dengan  akhir perjanjian, maka Peserta akan menerima &lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;seluruh Dana Investasi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila Peserta ditakdirkan meninggal dalam masa perjanjian, maka ahli warisnya akan mendapatkan Manfaat Asuransi (Dana Santunan) dan seluruh Dana Investasi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Asuransi &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Takafulink menyediakan manfaat asuransi (dana santunan) sebesar 800 % dari Premi Tahunan atau 125 % dari Premi Sekaligus. Anda dapat memperluas manfaat asuransi dengan menambahkan program asuransi Takaful Kecelakaan Diri dan/ atau Asuransi Kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Premi/Investasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi Peserta program Takafulink Mizan Anda dapat memilih cara bayar: &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Bulanan minimum Rp. 250.000,-&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Triwulanan minimum Rp. 500.000,-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Semesteran minimum Rp. 750.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Premi Tahunan minimum Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Premi Sekaligus minimum Rp. 12.000.000,-  &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fleksibilitas &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Top Up &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Anda dapat meningkatkan Dana Investasi melalui fasilitas Top Up yang dapat dilakukan kapan saja dengan ketentuan minimum sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) &lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengalihan Investasi &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Setelah masa kepesertaan 1 tahun, Anda dapat menentukan  kembali pilihan Investasi yang diinginkan &lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penarikan Dana &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Setelah masa kepesertaan 1 tahun, Anda dapat melakukan penarikan dana. Khusus untuk penarikan dana sebagian diberlakukan ketentuan: &lt;/p&gt;   &lt;ul type="circle"&gt;&lt;li&gt;Minimum       penarikan Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minimum dana       yang tersisa Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tabarru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dana yang digunakan untuk saling menanggung atau tolong menolong bila terjadi musibah antar peserta. Besarnya tabarru yang diikhlaskan peserta sebagai berikut: &lt;/p&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li&gt;7,5% dari Premi Dasar Tahunan maksimum selama  8 tahun &lt;/li&gt;&lt;li&gt;1,25% dari Premi Dasar Sekaligus maksimum  selama 8 tahun &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;strong&gt;Ketentuan Kepesertaan &lt;/strong&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sehat jasmani dan rohani &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usia Masuk : 17 sd 60 tahun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masa Perjanjian : 16 tahun untuk usia 17 sd 54 tahun atau masa perjanjian  ditambah usia masuk tidak melebihi 70 tahun &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hal-hal Penting Lainnya&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Peserta memiliki kebebasan untuk  memilih jenis investasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Atas pilihan tersebut segala risiko Investasi  menjadi tanggung jawab Peserta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perusahaan tidak menjamin besarnya kinerja  investasi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Pertanyaan dan  Jawaban&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah peserta memiliki fasilitas  Cuti Premi &lt;em&gt;(Premium Holiday) &lt;/em&gt;?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Anda dapat tidak melakukan pembayaran Premi dalam jangka waktu tertentu dan asuransi masih tetap berjalan sepanjang Dana Investasi Anda cukup untuk membayar Tabarru? dan biaya lainnya jika ada. &lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan Zakat Maal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah investasi Anda akan aman dan bersih,  karena telah diperhitungkan terhadap Zakat  Maal Anda.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah peserta bisa mempelajari  Polis terlebih dahulu ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya,. Peserta memiliki Hak Bebas Lihat &lt;em&gt;(Free  Look Period&lt;/em&gt;). Keleluasaan bagi Anda untuk mempelajari isi perjanjian, peraturan dan kondisinya selama 14 hari sejak polis diterima. Tenggang waktu disediakan agar Anda dapat memastikan dan menyetujui ketentuan yang tercantum dalam Polis.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah Peserta akan menerima  Laporan Transaksi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Setiap tahun perusahaan akan mengirimkan Laporan Transaksi yang memuat mutasi transaksi yang terjadi dan jumlah unit yang dimiliki Peserta. &lt;/p&gt;   &lt;strong&gt;Dimana Peserta dapat melihat  perkembangan Harga Unit Takafulink?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Peserta dapat melihatnya setiap hari Senin dan Kamis di harian Bisnis Indonesia_______________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form method="post" action="http://fp1.formmail.com/cgi-bin/fm192"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Saya tertarik untuk memiliki dan mengetahui lebih banyak tentang Takafulink Mizan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Nama Anda*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="nama"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;E-mail Anda*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="email"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;No. Telp*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="telpon"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Domisili: *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="domisili"&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="-"&gt;-&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Pusat"&gt;Jakarta Pusat&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Utara"&gt;Jakarta Utara&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Selatan"&gt;Jakarta Selatan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Timur"&gt;Jakarta Timur&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Barat"&gt;Jakarta Barat&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bogor"&gt;Bogor&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Depok"&gt;Depok&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tangerang"&gt;Tangerang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bekasi"&gt;Bekasi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Karawang"&gt;Karawang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Malang"&gt;Malang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="-"&gt;--------------&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bandung"&gt;Bandung&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Batam"&gt;Batam&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Banjarmasin"&gt;Banjarmasin&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Balikpapan"&gt;Balikpapan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bengkulu"&gt;Bengkulu&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cilegon"&gt;Cilegon&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cirebon"&gt;Cirebon&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cimahi"&gt;Cimahi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Denpasar"&gt;Denpasar&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jambi"&gt;Jambi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kediri"&gt;Kediri&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kupang"&gt;Kupang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Lampung"&gt;Lampung&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Makasar"&gt;Makasar&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Medan"&gt;Medan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Manado"&gt;Manado&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Mataram"&gt;Mataram&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Palembang"&gt;Palembang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Palu"&gt;Palu&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Padang"&gt;Padang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pekalongan"&gt;Pekalongan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pekanbaru"&gt;Pekanbaru&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pontianak"&gt;Pontianak&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Semarang"&gt;Semarang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Surabaya"&gt;Surabaya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Surakarta"&gt;Surakarta&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Sukabumi"&gt;Sukabumi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Samarinda"&gt;Samarinda&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Serang"&gt;Serang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tasikmalaya"&gt;Tasikmalaya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tegal"&gt;Tegal&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Yogyakarta"&gt;Yogyakarta&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kota Lainnya"&gt;Kota Lainnya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/select&gt;(Wilayah lain untuk saat ini belum bisa kami layani)&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Pesan*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea rows="4" cols="20" name="pesan"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;Jika Anda menginginkan ilustrasi investasi, mohon mengisi data berikut. Jika tidak, abaikan dan langsung klik tombol kirim&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Tanggal lahir Anda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="lahir" size="20" type="text"&gt; contoh:   21/1/1975&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Cara bayar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="cara-bayar"&gt;&lt;option&gt;Sekaligus&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Tahunan&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Semesteran&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Triwulanan&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Bulanan&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Premi/investasi per cara bayar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rp &lt;input name="dana" size="20" type="text"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Kapan Anda membutuhkan produk ini ?&lt;br /&gt;&lt;select name="butuh_kapan?"&gt;&lt;option value="Segera"&gt;Segera&lt;/option&gt;&lt;option value="Tidak dalam waktu dekat"&gt;Tidak dalam waktu dekat&lt;/option&gt;&lt;option value="Hanya ingin tahu"&gt;Hanya ingin tahu&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Apakah Anda ingin ditemui dan mendapat penjelasan langsung dari agen Takaful ?&lt;br /&gt;&lt;input name="ingin_ditemui_agen" value="Ya" checked="checked" type="radio"&gt;Ya&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;input name="ingin_ditemui_agen" value="Tidak" type="radio"&gt;Tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Apakah saat ini Anda sedang mempelajari penawaran/proposal dari asuransi lain ?&lt;br /&gt;&lt;input name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?" value="Ya" checked="checked" type="radio"&gt;Ya, asuransi: &lt;select name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?"&gt;&lt;option value="-"&gt;-&lt;/option&gt;&lt;option value="AIA"&gt;AIA&lt;/option&gt;&lt;option value="AIG"&gt;AIG&lt;/option&gt;&lt;option value="AXA"&gt;AXA&lt;/option&gt;&lt;option value="Allianz"&gt;Allianz&lt;/option&gt;&lt;option value="BNI Life"&gt;BNI Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Bringin Life"&gt;Bringin Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Bumiputera"&gt;Bumiputera&lt;/option&gt;&lt;option value="CAR"&gt;CAR&lt;/option&gt;&lt;option value="Jiwasraya"&gt;Jiwasraya&lt;/option&gt;&lt;option value="MAA Life"&gt;MAA Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Manulife"&gt;Manulife&lt;/option&gt;&lt;option value="Mega Life"&gt;Mega Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Mubarakah"&gt;Mubarakah&lt;/option&gt;&lt;option value="Panin Life"&gt;Panin Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Prudential"&gt;Prudential&lt;/option&gt;&lt;option value="Sequis Life"&gt;Sequis Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Sinar Mas"&gt;Sinar Mas&lt;/option&gt;&lt;option value="Lainnya"&gt;Lainnya&lt;/option&gt;        &lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;input name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?" value="Tidak" type="radio"&gt;Tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;input value="Kirim" type="submit"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- REQUIRED: Supply your plan, form processor and recipients --&gt;&lt;input name="_pid" value="53860" type="hidden"&gt;&lt;input name="_fid" value="CKNOQDFS" type="hidden"&gt;&lt;input name="recipient" value="1" type="hidden"&gt;&lt;input name="produk" value="Takafulink Istiqomah" type="hidden"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/form&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;Pilihan Produk Investasi Lainnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-istiqomah.html"&gt;Takafulink Istiqomah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-alia.html"&gt;Takafulink Alia (Investasi + Asuransi Kesehatan)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-6230642119100487728?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6230642119100487728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6230642119100487728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html' title='Takafulink Mizan'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-9009840009151814310</id><published>2008-08-20T20:32:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T20:12:09.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='takafulink'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='istiqomah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investasi syariah'/><title type='text'>Takafulink Istiqomah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Takafulink Istiqomah menawarkan cara berinvestasi dengan hasil yang stabil dan risiko yang aman. Pada pilihan ini seluruh dana Anda akan ditempatkan pada instrumen investasi berpendapatan tetap.&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat  Investasi&lt;/strong&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apabila Peserta panjang umur sampai dengan  akhir perjanjian, maka Peserta akan menerima &lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;seluruh Dana Investasi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila Peserta ditakdirkan meninggal dalam masa perjanjian, maka ahli warisnya akan mendapatkan Manfaat Asuransi (Dana Santunan) dan seluruh Dana Investasi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Asuransi &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Takafulink menyediakan manfaat asuransi (dana santunan) sebesar 800 % dari Premi Tahunan atau 125 % dari Premi Sekaligus. Anda dapat memperluas manfaat asuransi dengan menambahkan program asuransi Takaful Kecelakaan Diri dan/ atau Asuransi Kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Premi  Dasar &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi Peserta program Takafulink Istiqomah Anda dapat memilih cara bayar: &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Bulanan minimum Rp. 250.000,-&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Triwulanan minimum Rp. 500.000,-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Semesteran minimum Rp. 750.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Premi Tahunan minimum Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Premi Sekaligus minimum Rp. 12.000.000,-  &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;      &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fleksibilitas &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Top Up &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Anda dapat meningkatkan Dana Investasi melalui fasilitas Top Up yang dapat dilakukan kapan saja dengan ketentuan minimum sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) &lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengalihan Investasi &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Setelah masa kepesertaan 1 tahun, Anda dapat menentukan  kembali pilihan Investasi yang diinginkan &lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penarikan Dana &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Setelah masa kepesertaan 1 tahun, Anda dapat melakukan penarikan dana. Khusus untuk penarikan dana sebagian diberlakukan ketentuan: &lt;/p&gt;   &lt;ul type="circle"&gt;&lt;li&gt;Minimum       penarikan Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minimum dana       yang tersisa Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tabarru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dana yang digunakan untuk saling menanggung atau tolong menolong bila terjadi musibah antar peserta. Besarnya tabarru yang diikhlaskan peserta sebagai berikut: &lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;7,5% dari Premi Dasar Tahunan maksimum selama  8 tahun &lt;/li&gt;&lt;li&gt;1,25% dari Premi Dasar Sekaligus maksimum  selama 8 tahun &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;strong&gt;Ketentuan Kepesertaan &lt;/strong&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sehat jasmani dan rohani &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usia Masuk : 17 sd 60 tahun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masa Perjanjian : 16 tahun untuk usia 17 sd 54 tahun atau masa perjanjian  ditambah usia masuk tidak melebihi 70 tahun &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hal-hal Penting Lainnya&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Peserta memiliki kebebasan untuk  memilih jenis investasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Atas pilihan tersebut segala risiko Investasi  menjadi tanggung jawab Peserta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perusahaan tidak menjamin besarnya kinerja  investasi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Pertanyaan dan  Jawaban&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah peserta memiliki fasilitas  Cuti Premi &lt;em&gt;(Premium Holiday) &lt;/em&gt;?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Anda dapat tidak melakukan pembayaran Premi dalam jangka waktu tertentu dan asuransi masih tetap berjalan sepanjang Dana Investasi Anda cukup untuk membayar Tabarru? dan biaya lainnya jika ada. &lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan Zakat Maal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah investasi Anda akan aman dan bersih,  karena telah diperhitungkan terhadap Zakat  Maal Anda.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah peserta bisa mempelajari  Polis terlebih dahulu ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Peserta memiliki Hak Bebas Lihat &lt;em&gt;(Free  Look Period&lt;/em&gt;). Keleluasaan bagi Anda untuk mempelajari isi perjanjian, peraturan dan kondisinya selama 14 hari sejak polis diterima. Tenggang waktu disediakan agar Anda dapat memastikan dan menyetujui ketentuan yang tercantum dalam Polis.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah Peserta akan menerima  Laporan Transaksi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Setiap tahun perusahaan akan mengirimkan Laporan Transaksi yang memuat mutasi transaksi yang terjadi dan jumlah unit yang dimiliki Peserta. &lt;/p&gt;   &lt;strong&gt;Dimana Peserta dapat melihat  perkembangan Harga Unit Takafulink?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Peserta dapat melihatnya setiap hari Senin dan Kamis di harian Bisnis Indonesia&lt;br /&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form method="post" action="http://fp1.formmail.com/cgi-bin/fm192"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Saya tertarik untuk memiliki dan mengetahui lebih banyak tentang Takafulink Istiqomah&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Nama Anda*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="nama"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;E-mail Anda*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="email"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;No. Telp*:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="telpon"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Domisili: *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="domisili"&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="-"&gt;-&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Pusat"&gt;Jakarta Pusat&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Utara"&gt;Jakarta Utara&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Selatan"&gt;Jakarta Selatan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Timur"&gt;Jakarta Timur&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Barat"&gt;Jakarta Barat&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bogor"&gt;Bogor&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Depok"&gt;Depok&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tangerang"&gt;Tangerang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bekasi"&gt;Bekasi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Karawang"&gt;Karawang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Malang"&gt;Malang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="-"&gt;--------------&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bandung"&gt;Bandung&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Batam"&gt;Batam&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Banjarmasin"&gt;Banjarmasin&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Balikpapan"&gt;Balikpapan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bengkulu"&gt;Bengkulu&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cilegon"&gt;Cilegon&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cirebon"&gt;Cirebon&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cimahi"&gt;Cimahi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Denpasar"&gt;Denpasar&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jambi"&gt;Jambi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kediri"&gt;Kediri&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kupang"&gt;Kupang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Lampung"&gt;Lampung&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Makasar"&gt;Makasar&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Medan"&gt;Medan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Manado"&gt;Manado&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Mataram"&gt;Mataram&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Palembang"&gt;Palembang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Palu"&gt;Palu&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Padang"&gt;Padang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pekalongan"&gt;Pekalongan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pekanbaru"&gt;Pekanbaru&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pontianak"&gt;Pontianak&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Semarang"&gt;Semarang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Surabaya"&gt;Surabaya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Surakarta"&gt;Surakarta&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Sukabumi"&gt;Sukabumi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Samarinda"&gt;Samarinda&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Serang"&gt;Serang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tasikmalaya"&gt;Tasikmalaya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tegal"&gt;Tegal&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Yogyakarta"&gt;Yogyakarta&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kota Lainnya"&gt;Kota Lainnya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/select&gt;(Wilayah lain untuk saat ini belum bisa kami layani)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Pesan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea rows="4" cols="20" name="pesan"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;Jika Anda menginginkan ilustrasi investasi, mohon mengisi data berikut. Jika tidak, abaikan dan langsung klik tombol kirim&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Tanggal lahir Anda: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="lahir" size="20" type="text"&gt; contoh:   21/1/1975&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Cara bayar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="cara-bayar"&gt;&lt;option&gt;Sekaligus&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Tahunan&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Semesteran&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Triwulanan&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Bulanan&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Premi /Investasi per cara bayar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rp &lt;input name="dana" style="font-size: 20px;" type="text"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Kapan Anda membutuhkan produk ini ?&lt;br /&gt;&lt;select name="butuh_kapan?"&gt;&lt;option value="Segera"&gt;Segera&lt;/option&gt;&lt;option value="Tidak dalam waktu dekat"&gt;Tidak dalam waktu dekat&lt;/option&gt;&lt;option value="Hanya ingin tahu"&gt;Hanya ingin tahu&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Apakah Anda ingin ditemui dan mendapat penjelasan langsung dari agen Takaful ?&lt;br /&gt;&lt;input name="ingin_ditemui_agen" value="Ya" checked="checked" type="radio"&gt;Ya&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;input name="ingin_ditemui_agen" value="Tidak" type="radio"&gt;Tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Apakah saat ini Anda sedang mempelajari penawaran/proposal dari asuransi lain ?&lt;br /&gt;&lt;input name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?" value="Ya" checked="checked" type="radio"&gt;Ya, asuransi: &lt;select name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?"&gt;&lt;option value="-"&gt;-&lt;/option&gt;&lt;option value="AIA"&gt;AIA&lt;/option&gt;&lt;option value="AIG"&gt;AIG&lt;/option&gt;&lt;option value="AXA"&gt;AXA&lt;/option&gt;&lt;option value="Allianz"&gt;Allianz&lt;/option&gt;&lt;option value="BNI Life"&gt;BNI Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Bringin Life"&gt;Bringin Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Bumiputera"&gt;Bumiputera&lt;/option&gt;&lt;option value="CAR"&gt;CAR&lt;/option&gt;&lt;option value="Jiwasraya"&gt;Jiwasraya&lt;/option&gt;&lt;option value="MAA Life"&gt;MAA Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Manulife"&gt;Manulife&lt;/option&gt;&lt;option value="Mega Life"&gt;Mega Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Mubarakah"&gt;Mubarakah&lt;/option&gt;&lt;option value="Panin Life"&gt;Panin Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Prudential"&gt;Prudential&lt;/option&gt;&lt;option value="Sequis Life"&gt;Sequis Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Sinar Mas"&gt;Sinar Mas&lt;/option&gt;&lt;option value="Lainnya"&gt;Lainnya&lt;/option&gt;        &lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;input name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?" value="Tidak" type="radio"&gt;Tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;input value="Kirim" type="submit"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- REQUIRED: Supply your plan, form processor and recipients --&gt;&lt;input name="_pid" value="53860" type="hidden"&gt;&lt;input name="_fid" value="CKNOQDFS" type="hidden"&gt;&lt;input name="recipient" value="1" type="hidden"&gt;&lt;input name="produk" value="Takafulink Istiqomah" type="hidden"&gt;&lt;/p&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;Pilihan Produk Investasi Lainnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html"&gt;Takafulink Mizan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-alia.html"&gt;Takafulink Alia (Investasi + Asuransi Kesehatan)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/form&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-9009840009151814310?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/9009840009151814310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/9009840009151814310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-istiqomah.html' title='Takafulink Istiqomah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-5312215677109490759</id><published>2008-08-20T01:58:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T20:13:34.504-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Takafulink Alia (Investasi sekaligus Asuransi Kesehatan)</title><content type='html'>Takafulink Alia adalah produk investasi bagi Anda yang menginginkan hasil investasi optimal dengan jenis investasi campuran dengan &lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;dominasi saham&lt;/span&gt; melalui sistem pengelolaan syariah.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Utama&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Bila perjanjian berakhir atau Peserta mengundurkan diri dalam masa perjanjian maka Peserta akan mendapatkan seluruh Dana Investasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Bila Peserta meninggal dalam masa perjanjian, maka Ahli Waris akan mendapatkan seluruh Dana Investasi dan Dana Santunan (selama Dana Investasi belum melebihi Manfaat Takaful Awal).&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Bila Peserta meninggal atau Cacat Tetap Total karena kecelakaan pada tahun pertama maka akan mendapat tambahan Santunan sebesar 50 kali Premi Tahunan (maksimal Rp. 1 Milyar). &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Tambahan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Takafulink  Alia menawarkan manfaat tambahan, seperti  program asuransi  kecelakaan  diri dan  atau asuransi kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Premi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi Peserta program Takafulink Anda dapat memilih cara bayar: &lt;/p&gt;      &lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Bulanan minimum Rp. 250.000,-&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Triwulanan minimum Rp. 750.000,-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Premi Semesteran minimum Rp. 1.500.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Premi Tahunan minimum Rp. 2.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Premi Sekaligus minimum Rp. 12.000.000,-  &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fleksibilitas &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Top Up &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Peserta dapat meningkatkan Dana Investasi melalui fasilitas Top Up yang dapat dilakukan kapan saja dengan ketentuan minimum sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) &lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penarikan Dana &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;Setelah masa kepesertaan 1 tahun, Anda dapat melakukan penarikan dana. Khusus untuk penarikan dana sebagian diberlakukan ketentuan: &lt;/p&gt;   &lt;ul type="circle"&gt;&lt;li&gt;Minimum penarikan Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minimum dana yang tersisa Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;strong&gt;Tabarru&lt;/strong&gt;&lt;p&gt; Dana yang digunakan untuk saling menanggung atau tolong menolong bila terjadi musibah antar peserta. Tabarru akan dipotong dari Dana Investasi dan Besarnya tergantung usia dan Dana Santunan&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Free Look&lt;/strong&gt; &lt;p&gt;Hak bebas lihat selama 14 hari sejak polis diterima&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Syarat Kepesertaan &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Usia Masuk : 18 sd 65 tahun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Maksimal usia masuk ditambah masa perjanjian adalah 70 tahun &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hal-hal Penting Lainnya&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Peserta memiliki kebebasan untuk  memilih jenis investasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Atas pilihan tersebut segala risiko Investasi  menjadi tanggung jawab Peserta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perusahaan tidak menjamin besarnya kinerja  investasi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Pertanyaan dan  Jawaban&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah keunggulan yang dapat diberikan Takafulink Alia?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Produk Takafulink Alia memiliki potensi hasil investasi yang tinggi dengan pembentukan Dana Investasi sejak tahun pertama. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah perserta dapat  mempelajari polis terlebih dahulu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Peserta memiliki Hak Bebas Lihat &lt;em&gt; (Free Look Period) &lt;/em&gt; untuk mempelajari isi polis selama 14 hari sejak polis diterima. Tenggang waktu diberikan agar peserta dapat memastikan dan menyetujui ketentuan yang tercantum dalam polis&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah Peserta akan menerima  Laporan Transaksi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Setiap tahun perusahaan akan mengirimkan Laporan Transaksi yang memuat mutasi transaksi yang terjadi dan jumlah unit yang dimiliki Peserta. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan Zakat maal ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi peserta muslim akan diperhitungkan zakat maal setiap akhir tahun kalender secara proporsional&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Dimana Peserta dapat melihat  perkembangan Harga Unit Takafulink?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Peserta dapat melihatnya setiap hari Senin dan Kamis di harian Bisnis Indonesia   _______________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form method="post" action="http://fp1.formmail.com/cgi-bin/fm192"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Saya tertarik untuk memiliki dan mengetahui lebih banyak tentang Takafulink Alia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Nama Anda: *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="nama"  type="text" style="font-size:20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;E-mail Anda: *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="email"  type="text" style="font-size:20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;No. Telp: *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="telpon"  type="text" style="font-size:20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Domisili: *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="domisili"&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="-"&gt;-&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Pusat"&gt;Jakarta Pusat&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Utara"&gt;Jakarta Utara&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Selatan"&gt;Jakarta Selatan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Timur"&gt;Jakarta Timur&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jakarta Barat"&gt;Jakarta Barat&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bogor"&gt;Bogor&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Depok"&gt;Depok&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tangerang"&gt;Tangerang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bekasi"&gt;Bekasi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Karawang"&gt;Karawang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Malang"&gt;Malang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="-"&gt;--------------&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bandung"&gt;Bandung&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Batam"&gt;Batam&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Banjarmasin"&gt;Banjarmasin&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Balikpapan"&gt;Balikpapan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Bengkulu"&gt;Bengkulu&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cilegon"&gt;Cilegon&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cirebon"&gt;Cirebon&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Cimahi"&gt;Cimahi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Denpasar"&gt;Denpasar&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Jambi"&gt;Jambi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kediri"&gt;Kediri&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kupang"&gt;Kupang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Lampung"&gt;Lampung&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Makasar"&gt;Makasar&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Medan"&gt;Medan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Manado"&gt;Manado&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Mataram"&gt;Mataram&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Palembang"&gt;Palembang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Palu"&gt;Palu&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Padang"&gt;Padang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pekalongan"&gt;Pekalongan&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pekanbaru"&gt;Pekanbaru&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Pontianak"&gt;Pontianak&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Semarang"&gt;Semarang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Surabaya"&gt;Surabaya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Surakarta"&gt;Surakarta&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Sukabumi"&gt;Sukabumi&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Samarinda"&gt;Samarinda&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Serang"&gt;Serang&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tasikmalaya"&gt;Tasikmalaya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Tegal"&gt;Tegal&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Yogyakarta"&gt;Yogyakarta&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;&lt;option value="Kota Lainnya"&gt;Kota Lainnya&lt;/option&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/select&gt;(Wilayah lain untuk saat ini belum bisa kami layani)&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Pesan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea rows="4" cols="20" name="pesan"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;Jika Anda menginginkan ilustrasi investasi, mohon mengisi data berikut. Jika tidak, abaikan dan langsung klik tombol kirim&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Tanggal lahir Anda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="lahir" size="20" type="text"&gt; contoh:   21/1/1975&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Cara bayar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="cara-bayar"&gt;&lt;option&gt;Sekaligus&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Tahunan&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Semesteran&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Triwulanan&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Bulanan&lt;/option&gt;&lt;/select&gt; Pilih 'Sekaligus' atau 'Tahunan' jika menghendaki manfaat Rawat Inap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(cash plan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Premi per cara bayar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rp &lt;input name="dana" style="font-size: 20px;" type="text"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MANFAAT PROTEKSI TAMBAHAN:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; [diisi jika dibutuhkan]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Perlindungan terhadap kecelakaan diri:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rp &lt;input name="perlindungan-kecelakaan"  type="text" style="font-size:20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Perlindungan terhadap cacat tetap total:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rp &lt;input name="cacat-tetap-total"  type="text" style="font-size:20px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Dana santunan rawat inap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(cash plan) &lt;/span&gt;per hari:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="cash-plan"&gt;&lt;option&gt;Pilih salah satu:&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Rp 100.000&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Rp 200.000&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Rp 300.000&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Rp 400.000&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Rp 500.000&lt;/option&gt;&lt;/select&gt; - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cash Plan&lt;/span&gt; hanya bagi Peserta yang membayar secara 'Sekaligus' atau 'Tahunan'&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Kapan Anda membutuhkan produk ini ?&lt;br /&gt;&lt;select name="butuh_kapan?"&gt;&lt;option value="Segera"&gt;Segera&lt;/option&gt;&lt;option value="Tidak dalam waktu dekat"&gt;Tidak dalam waktu dekat&lt;/option&gt;&lt;option value="Hanya ingin tahu"&gt;Hanya ingin tahu&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Apakah Anda ingin ditemui dan mendapat penjelasan langsung dari agen Takaful ?&lt;br /&gt;&lt;input name="ingin_ditemui_agen" value="Ya" checked="checked" type="radio"&gt;Ya&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;input name="ingin_ditemui_agen" value="Tidak" type="radio"&gt;Tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Apakah saat ini Anda sedang mempelajari penawaran/proposal dari asuransi lain ?&lt;br /&gt;&lt;input name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?" value="Ya" checked="checked" type="radio"&gt;Ya, asuransi: &lt;select name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?"&gt;&lt;option value="-"&gt;-&lt;/option&gt;&lt;option value="AIA"&gt;AIA&lt;/option&gt;&lt;option value="AIG"&gt;AIG&lt;/option&gt;&lt;option value="AXA"&gt;AXA&lt;/option&gt;&lt;option value="Allianz"&gt;Allianz&lt;/option&gt;&lt;option value="BNI Life"&gt;BNI Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Bringin Life"&gt;Bringin Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Bumiputera"&gt;Bumiputera&lt;/option&gt;&lt;option value="CAR"&gt;CAR&lt;/option&gt;&lt;option value="Jiwasraya"&gt;Jiwasraya&lt;/option&gt;&lt;option value="MAA Life"&gt;MAA Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Manulife"&gt;Manulife&lt;/option&gt;&lt;option value="Mega Life"&gt;Mega Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Mubarakah"&gt;Mubarakah&lt;/option&gt;&lt;option value="Panin Life"&gt;Panin Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Prudential"&gt;Prudential&lt;/option&gt;&lt;option value="Sequis Life"&gt;Sequis Life&lt;/option&gt;&lt;option value="Sinar Mas"&gt;Sinar Mas&lt;/option&gt;&lt;option value="Lainnya"&gt;Lainnya&lt;/option&gt;        &lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;input name="sedang_mempelajari_asuransi_lain?" value="Tidak" type="radio"&gt;Tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Anda tahu situs ini dari:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;select name="tahusitus"&gt;&lt;option&gt;Pilih salah satu:&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Google&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Yahoo&lt;/option&gt;&lt;option&gt;SerpongKita.com&lt;/option&gt;&lt;option&gt;Lainnya&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;input value="Kirim" type="submit"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- REQUIRED: Supply your plan, form processor and recipients --&gt;&lt;input name="_pid" value="53860" type="hidden"&gt;&lt;input name="_fid" value="CKNOQDFS" type="hidden"&gt;&lt;input name="recipient" value="1" type="hidden"&gt;&lt;input name="produk" value="Takafulink Alia" type="hidden"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/form&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;Pilihan Produk Investasi Lainnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-istiqomah.html"&gt;Takafulink Istiqomah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html"&gt;Takafulink Mizan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-5312215677109490759?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5312215677109490759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5312215677109490759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-alia.html' title='Takafulink Alia (Investasi sekaligus Asuransi Kesehatan)'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-4027291011477999294</id><published>2008-08-20T01:56:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:12:36.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Takaful Dana Investasi</title><content type='html'>Takaful Dana Investasi adalah program  Takaful bagi perorangan untuk investasi dan perencanaan keuangan di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manfaat Takaful &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pada akhir  perjanjian peserta akan memperoleh: &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dana rekening  tabungan yang telah disetor &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagian  keuntungan atas hasil investasi rekening tabungan (&lt;em&gt;mudharabah&lt;/em&gt;) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bila  peserta mengundurkan diri sebelum perjanjian berakhir, maka peserta akan  memperoleh: &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dana rekening  tabungan yang telah disetor &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagian  keuntungan atas hasil investasi rekening tabungan (&lt;em&gt;mudharabah&lt;/em&gt;) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bila  peserta meninggal dunia dalam masa perjanjian, maka ahli warisnya akan  memperoleh: &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dana rekening  tabungan yang telah disetor &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagian  keuntungan atas hasil investasi rekening tabungan (&lt;em&gt;mudharabah&lt;/em&gt;) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selisih dari  Manfaat Takaful Awal (rencana menabung) dengan kontribusi (premi) yang sudah  dibayar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form method="post" action="http://fp1.formmail.com/cgi-bin/fm192"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Saya ingin memiliki atau mengetahui lebih banyak tentang produk investasi ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Nama Anda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="nama"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;E-mail Anda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="email"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;No. Telp:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="telpon"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Kota/Daerah Domisili:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="domisili"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Pesan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea rows="4" cols="20" name="pesan"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;input value="Kirim" type="submit"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- REQUIRED: Supply your plan, form processor and recipients --&gt;&lt;input name="_pid" value="53860" type="hidden"&gt;&lt;input name="_fid" value="CKNOQDFS" type="hidden"&gt;&lt;input name="recipient" value="1" type="hidden"&gt;&lt;/form&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;Pilihan Produk Investasi Lainnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/takaful-dana-investasi.html"&gt;Takaful Dana Investasi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/produk-unit-link-syariah-takaful.html"&gt;Takafulink Istiqomah dan Mizan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/takafulink-alia.html"&gt;Takafulink Alia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-4027291011477999294?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4027291011477999294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4027291011477999294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takaful-dana-investasi.html' title='Takaful Dana Investasi'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-7180186119866971563</id><published>2008-08-20T01:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:14:48.133-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Takafulink Istiqomah dan Mizan</title><content type='html'>Produk Investasi Syariah Takaful Indonesia:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Takafulink Istiqomah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Takafulink Mizan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Takafulink Istiqomah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Menawarkan cara berinvestasi dengan hasil yang stabil dan risiko yang aman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Pada pilihan ini seluruh dana Anda akan ditempatkan pada instrumen investasi berpendapatan tetap.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Takafulink Mizan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menawarkan cara berinvestasi dengan hasil  yang optimal dan risiko yang moderat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada pilihan ini sebagian dana Anda akan ditempatkan pada instrumen investasi berpendapatan tetap dan sebagian lainnya pada saham. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Investasi&lt;/strong&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apabila Peserta panjang umur sampai dengan  akhir perjanjian, maka Peserta akan menerima &lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;seluruh Dana Investasi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila Peserta ditakdirkan meninggal dalam masa perjanjian, maka ahli warisnya akan mendapatkan Manfaat Asuransi (Dana Santunan) dan seluruh Dana Investasi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat  Asuransi &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Takafulink menyediakan manfaat asuransi (dana santunan) sebesar 800 % dari Premi Tahunan atau 125 % dari Premi Sekaligus. Anda dapat memperluas manfaat asuransi dengan menambahkan program asuransi Takaful Kecelakaan Diri dan/ atau Asuransi Kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form method="post" action="http://fp1.formmail.com/cgi-bin/fm192"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Saya ingin memiliki atau mengetahui lebih banyak tentang produk investasi ini&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Nama Anda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="nama"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;E-mail Anda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="email"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;No. Telp:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="telpon"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Kota/Daerah Domisili:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="domisili"  type="text" style="font-size:20;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Pesan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea rows="4" cols="20" name="pesan"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;input value="Kirim" type="submit"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- REQUIRED: Supply your plan, form processor and recipients --&gt;&lt;input name="_pid" value="53860" type="hidden"&gt;&lt;input name="_fid" value="CKNOQDFS" type="hidden"&gt;&lt;input name="recipient" value="1" type="hidden"&gt;&lt;/form&gt;_______________________________________________________&lt;br /&gt;Pilihan Produk Investasi Lainnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/takaful-dana-investasi.html"&gt;Takaful Dana Investasi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/produk-unit-link-syariah-takaful.html"&gt;Takafulink Istiqomah dan Mizan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/takafulink-alia.html"&gt;Takafulink Alia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-7180186119866971563?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/7180186119866971563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/7180186119866971563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/produk-unit-link-syariah-takaful.html' title='Takafulink Istiqomah dan Mizan'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-6148655869934541409</id><published>2008-08-20T00:41:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T02:44:58.990-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Fatwa MUI tentang Pasar Modal Syariah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 40/DSN-MUI/X/2003, tentang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Menimbang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Bahwa perkembangan ekonomi suatu negara tidak lepas dari perkembangan pasar modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bahwa pasar modal berdasarkan prinsip syariah telah dikembangkan di berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Bahwa umat Islam Indonesia memerlukan Pasar Modal yang aktivitasnya sejalan dengan prinsip Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Bahwa oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dewan Syariah Nasional MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Firman Allah, antara lain: ...dan Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba... (QS. al-Baqarah [2]: 275)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka Ketahuilah, bahwa Allah dan rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. (QS. al-Baqarah [2]: 278-279).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. (QS. An-Nisa [4] : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah (QS. Al-Jumu’ah [62] : 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang yang beriman! Penuhilah akad-akad itu...(QS. Al-Ma’idah [5]: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Hadis Nabi s.a.w antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (Hadis Nabi riwayat Ibnu Majah dari ‘Ubadah bin Shamit, riwayat Ahmad dari Ibnu ‘Abbas dan Malik dari Yahya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kamu menjual sesuatu yang tidak ada padamu” (HR. Al Khomsah dari Hukaim bin Hizam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak halal (memberikan) pinjaman dan penjualan, tidak halal (menetapkan) dua syarat dalam satu jual beli, tidak halal keuntungan sesuatu yang tidak ditanggung resikonya, dan tidak halal (melakukan) penjualan sesuatu yang tidak ada padamu” (HR. Al Khomsah dari Amr bin Syuaib dari ayahnya dari kakeknya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah s.a.w melarang jual beli yang mengandung gharar” (HR. Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah s.a.w melarang (untuk) melakukan penawaran palsu” (Muttafaq ‘alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi SAW melarang pembelian ganda pada satu transaksi pembelian” (HR. Abu Dawud, al-Tirmidzi, dan al-Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak boleh menjual sesuatu hingga kamu memilikinya” (HR. Baihaqi dari Hukaim bin Hizam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perdamaian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perdamaian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.” (HR Al-Tirmidzi dari Amr bin Auf)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah swt berfiman: ‘Aku adalah pihak ketiga dari dua orang yang bersyarikat selama salah satu pihak tidak mengkhianati pihak yang lain. Jika salah satu pihak telah berkhianat, aku keluar dari mereka.’ (HR. Abu Daud, yang dishahihkan oleh al-Hakim dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Ma’mar bin Abdullah, dari Rasulullah SAW bersabda: Tidaklah melakukan ikhtikar (penimbunan/monopoli) kecuali orang yang bersalah” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kaidah fiqh: “Pada dasarnya, semua bentuk muamalah boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkan.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak boleh melakukan perbuatan hukum atas milik orang lain tanpa seizinnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendapat Ulama, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pendapat Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni juz 5/173 [Beirut:Dar al Fikr, tanpa tahun]: Jika salah seorang dari dua orang berserikat membeli porsi mitra serikatnya, hukumnya boleh karena ia membeli milik pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pendapat Dr. Wahbah al-Zuhaili dalam Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu juz 3/1841: Bermuamalah dengan (melakukan kegiatan transaksi atas) saham hukumnya boleh, karena pemilik saham adalah mitra dalam perseroan sesuai dengan saham yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pendapat para ulama yang menyatakan kbolehan jual beli saham pada perusahaan-perusahaan yang memiliki bisnis yang mubah, antara lain dikemukakan oleh Dr. Muhammad ‘Abdul Ghaffar al-Syarif (al-Syarif, Buhuts Fiqhiyyah Mu’ashirah, [Beirut: Dar Ibn Hazm, 1999], h.78-79); Dr. Muhammad Yusuf Musa (Musa, al-Islam wa Muskilatuna al-Hadhirah, [t.t : Silsilah al-Tsaqafah al-Islamiyah, 1958], h.58). Dr. Muhammad Rawas Qal’ahji, (Qal’ahji, al-Mu’amalat al-Maliyah al-Mu’ashirah fi Dhaw’i al-Fiqh wa al-Syari’ah, [Beirut: Dar al-Nafa’is, 1999]). Syaikh Dr. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz al-Matrak (Al-Matrak, al-Riba wa al-Mu’amalat al-Mashrafiyyah, [Riyadh: Dar al-‘Ashimah, 1417 H], h. 369-375) menyatakan: (Jenis kedua) adalah saham-saham yang terdapat dalam perseroan yang dibolehkan, seperti perusahaan dagang atau perusahaan manufaktur yang dibolehkan. Bermusahamah (saling bersaham) dan bersyarikah (kongsi) dalam perusahaan tersebut serta menjualbelikan sahamnya, jika perusahaan itu dikenal serta tidak mengandung ketidakpastian dan ketidakjelasan yang signifikan, hukumnya boleh. Hal itu disebabkan karena saham adalah bagian dari modal yang dapat memberikan keuntungan kepada pemiliknya sebagai hasil dari usaha perniagaan dan manufaktur. Hal itu hukumnya halal, tanpa diragukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pendapat para ulama yang membolehkan pengalihan kepemilikan porsi suatu surat berharga selama disepakati dan diizinkan oleh pemilik porsi lain dari suatu surat berharga (bi-idzni syarikihi). Lihat: Al-Majmu’ Syarh al-Muhazdzab IX/265 dan Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu IV/881.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Keputusan Muktamar ke-7 Majma’ Fiqh Islami tahun 1992 di Jeddah: Boleh menjual atau menjaminkan saham dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku pada perseroan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Keputusan dan Rekomendasi Lokakarya Alim Ulama tentang Reksa Dana Syariah tanggal 24-25 Rabiul Awwal 1417H/29-30 Juli 1997M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Undang-Undang RI no. 8 tahun 1995 tentang pasar modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. SK DSN-MUI no. 01 Tahun 2001 tentang Pedoman Dasar Dewan Syariah Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nota Kesepahaman antara DSN-MUI dengan Bapepam tanggal 14 Maret 2003 M / 11 Muharram 1424 H dan Pernyataan bersama Bapepam, APEI, dan SRO tanggal 14 Maret 2003 tentang kerjasama pengembangan dan implementasi prinsip syariah di pasar modal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Nota Kesepahaman antara DSN-MUI dengan SRO tanggal 10 Juli 2003 M / 10 Jumadil Awwal 1424 H tentang Kerjasama Pengembangan dan Implementasi Prinsip Syariah di Pasar Modal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Workshop Pasar Modal Syariah di Jakarta pada 14-15 Maret 2003 M / 11 - 12 Muharram 1424 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari’ah Nasional pada Hari Sabtu, tanggal 08 Sya’ban 1424 H / 04 Oktober 2003 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewan Syari’ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG PASAR MODAL DAN PEDOMAN UMUM PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DI BIDANG PASAR MODAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASAL 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam fatwa ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Efek syariah adalah efek sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal yang akad, pengelolaan perusahaan, maupun cara penerbitannya memenuhi prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Shariah Compliance Officer (SCO) adalah pihak atau pejabat dari suatu perusahaan atau lembaga yang telah mendapat sertifikasi dari DSN-MUI dalam pemahaman mengenai prinsip-prinsip syariah di Pasar Modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pernyataan Kesesuaian Syariah adalah pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh DSN-MUI terhadap suatu efek syariah bahwa Efek tersebut sudah sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Prinsip-prinsip Syariah adalah prinsip-prinsip yang didasarkan atas ajaran Islam yang penetapannya dilakukan oleh DSN-MUI, baik ditetapkan dalam fatwa ini maupun dalam fatwa terkait lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP-PRINSIP SYARIAH DI BIDANG PASAR MODAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASAL 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Modal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasar Modal beserta seluruh mekanisme kegiatannya terutama mengenai emiten, jenis efek yang diperdagangkan dan mekanisme perdagannya dipandang telah sesuai dengan Syariah apabila telah memnuhi prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Suatu efek dipandang telah memenuhi prinsip-prinsip syariah apabila telah memperoleh Pernyataan Kesesuaian Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMITEN YANG MENERBITKAN EFEK SYARIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Emiten atau Perusahaan Publik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jenis usaha, produk barang, jasa yang diberikan dan akad serta cara pengelolaan perusahaan Emiten atau perusahaan Publik yang menerbitkan Efek Syariah tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jenis kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 angka 1 di atas, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Lembaga keuangan konvensional (ribawi), termasuk perbankan dan asuransi konvensional;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Produsen, distributor, serta pedagang makanan dan minuman yang haram;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Produsen, distributor, dan/atau penyedia barang-barang ataupun jasa yang merusak moral dan bersifat mudharat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Melakukan investasi pada emiten (perusahaan) yang pada saat transaksi tingkat (nisbah) hutang perusahaan kepada lembaga keuangan ribawi lebih dominan dari modalnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Emiten atau perusahaan publik yang bermaksud menerbitkan efek syariah wajib untuk menandatangani dan memenuhi ketentuan akad yang sesuai dengan syariah atas efek syariah yang dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Emiten atau perusahaan publik yang menerbitkan efek syariah wajib menjamin bahwa kegiatan usahanya memenuhi prinsip-prinsip syariah dan memiliki syariah compliance officer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dalam hal emiten atau perusahaan publik yang menerbitkan efek syariah sewaktu-waktu tidak memenuhi persyaratan tersebut di atas, maka efek yang diterbitkan dengan sendirinya sudah bukan sebagai efek syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRITERIA DAN JENIS EFEK SYARIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Efek Syariah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Efek syariah mencakup saham syariah, obligasi syariah, reksa dana syariah, kontrak investasi kolektif efek baragun aset (KIKEBA) Syariah, dan surat berharga lainnya yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saham syariah adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang memenuhi kriteria sebagaimana tercantum dalam pasal 3, dan tidak termasuk saham yang memiliki hak-hak istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Obligasi syariah adalah surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi syariah yang mewajibkan emiten untuk membayar pendapatan kepada pemegang obligasi syariah berupa bagi hasil/margin/fee serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Reksa dana syariah adalah reksa dana yang beroperasi menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam, baik dalam bentuk akad antara pemodal sebagai pemilik harga (shahib al-mal/rabb al-mal) dengan manajer investasi, begitu pula pengelolaan dana investasi sebagai wakil shahib al mal, maupun antara manajer investasi sebagai wakil shahib al-mal dengan penggunaan investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Efek beragun aset syariah adalah efek yang diterbitkan oleh kontrak investasi kolektif EBA syariah yang berportofolio-nya terdiri dari aset keuangan berupa tagihan yang timbul dari surat berharga komersial, tagihan yang timbul di kemudian hari, jual beli pemilikan aset fisik oleh lembaga keuangan, efek bersifat investasi yang dijamin oleh pemerintah, sarana peningkatan investasi/arus kas serta aset keuangan setara yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Surat berharga komersial syariah adalah surat pengakuan atas suatu pembiayaan dalam jangka waktu tertentu yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRANSAKSI EFEK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transaksi Yang Dilarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pelaksanaan transaksi harus dilakukan menurut prinsip kehati-hatian serta tidak diperbolehkan melakukan spekulasi dan manipulasi yang didalamnya mengandung unsur dharar, gharar, riba, maisir, risywah, maksiat dan kezhaliman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Transaksi yang mengandung unsur dharar, gharar, riba, maisir, risywah, maksiat dan kezhaliman sebagaimana dimaksud ayat 1 di atas meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Najsy, yaitu melakukan penawaran palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bai’ al-ma’dum, yaitu melakukan penjualan atas barang (Efek Syariah) yang belum dimiliki (short selling);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Insider trading, yaitu memakai informasi orang dalam bentuk memperoleh keuntungan atas transaksi yang dilarang;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Menimbulkan informasi yang menyesatkan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Margin trading, yaitu melakukan transaksi atas efek syariah dengan fasilitas pinjaman berbasis bunga atas kewajiban penyelesaian pembelian efek syariah tersebut; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Ikhtikar (penimbunan), yaitu melakukan pembelian atau dan pengumpulan suatu efek syariah untuk menyebabkan perubahan harga efek syariah, dengan tujuan mempengaruhi pihak lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Dan transaksi-transaksi lain yang mengandung unsur-unsur diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga Pasar Wajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga pasar dari efek syariah harus mencerminkan nilai valuasi kondisi yang sesungguhnya dari aset yang menjadi dasar penerbitan efek tersebut dan/atau sesuai dengan mekanisme pasar yang teratur, wajar dan efisien serta tidak direkayasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELAPORAN DAN KETERBUKAAN INFORMASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal DSN-MUI memandang perlu untuk mendapatkan informasi, maka DSN-MUI berhak memperoleh informasi dari Bapepam dan pihak lain dalam rangka penerapan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Prinsip-prinsip syariah mengenai pasar modal dan seluruh mekanisme kegiatan terkait di dalamnya yang belum di atur dalam fatwa ini akan ditetapkan lebih lanjut dalam fatwa atau keputusan DSN-MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan jika dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditetapkan di : Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal : 08 Sya’ban 1424 H / 04 Oktober 2003 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEWAN SYARI’AH NASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJELIS ULAMA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua, Sekretaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K.H. M.A. Sahal Mahfudh Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-6148655869934541409?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6148655869934541409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6148655869934541409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/fatwa-mui-tentang-pasar-modal-syariah.html' title='Fatwa MUI tentang Pasar Modal Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-1825817136358037713</id><published>2008-08-20T00:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T02:49:12.967-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reksadana Syariah'/><title type='text'>Fatwa MUI tentang  Reksadana Syariah</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Reksadana Syari`ah &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;Bismillahirrahmanirrahim                          :&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Lokakarya Alim Ulama tentang Reksadana                          Syariah, yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama                          Indonesiabekerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia                          tanggal 24-25 Rabiul Awwal 1417 H. bertepatan dengan                          29-30 Juli 1997 M. di Jakarta, setelah                    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MENIMBANG :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;.............dan                          seterusnya.......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MENGINGAT                          :&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Pedoman dasar, Pedoman Rumah Tangga dan Program                          Kerja Majelis Ulama Indonesia tahun                          1995-2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MENDENGAR :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Pengarahan Menteri Keuangan RI sekaligus membuka                            Lokakarya yang disampaikan oleh Zafril Razief Anwar,                            MBA, Direktur Lembaga Keuangan Departemen Keuangan RI;                             &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengarahan Gubernur Bank Indonesia Prof. DR.                            Soedradjat Djiwandono tentang `Prospek Penyertaan Bank                            dalam Reksadana ditinjau dari Undang-undang dan                            Peraturan di Indonesia;                            &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sambutan Ketua Umum MUI yang disampaikan oleh                            Sekretaris Umum MUI Drs. H.A. Nazri Adlani pada                            pembukaan Lokakarya;                            &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sambutan Ketua Bappepam, I Putu Gede Ary Suta,                            sebagai Keynote Speaker;                            &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ceramah-ceramah&lt;br /&gt;                     &lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt;Prof. K.H. Ibrahim Hosen, LML, Ketua / Ketua                              Komisi Fatwa MUI, tentang "Perluasan Usaha Bank                              Syariah Ditinjau dari Perspekstif Hukum Fiqih", Nik                              Mustafa Nik Hasan tentang " Akad-akad Syariah dalam                              Permodalan ";                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs. Zainul Arifin, MBA, Direktur Utama Bank                              Muamalat, tentang "Hubungan dan Peran Bank Syariah                              dalam Reksadan Syariah ";                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Drs. H. Said Agil Husin Al Munawwar, MA, tentang                              "Pasar Modal dalam Pandangan Islam";                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;In Iwan Ponco, MM, Direktur PT. Danareksa                              tentang "Prospek Reksadana Syariah dalam Pasar Modal                              Indonesia";                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hj. Rohani Dt. Mohd. Sharir, Abrar Securities                              tentang "Profit Generating System in Islamic Unit                              Trust, Case of Abrar Securities";                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dr. Abdul Hall m Islamil Direktur BIMB                              Securities, tentang "Islamic Securities Market:                              Malaysian Experience";                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shafqat Ali Memon, Managing Director, Citi                              Islamic Investment Bank, tentang "Gloval Collective                              Investment Schemes and its Potential in Islamic                              Banking;                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;William Dark, Manajer Wellington Management                              Company, tentang "Islamic Securities Market:                              Australian Experience";                          &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MEMPERHATIKAN :&lt;/b&gt;                    &lt;br /&gt;Pendapat, saran dan usul dari seluruh peserta                          lokakrya, baik pada Sidang Pleno maupun pada                          Sidang-sidang Komisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memohon Taufiq dan                          Hidayah dari Allah SWT, Lokakarya Majelis Ulama                          Indonesia tentang Reksadana Syariah :" Peluang dan                          Tantangannya di Indonesia mengambil kesimpulan dan                          rumusan tentang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Hukum Islam Terhadap                          Reksadana dan Reksadana Syariah sebagai berikut :&lt;br /&gt;                   &lt;ol type="I"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;URGENSI REKSADANA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menindaklanjuti                            pembicara-pembicara dan Tanya jawab pada lokakarya                            ulama tentang reksadana Syariah yang berintikan bahwa                            menghadapi globalisasi pada abad 21 Ummat Islam                            dihadapkan kepada realitas dunia yang serba cepat dan                            canggih. Tak terkecuali didalammya masalah ekonomi dan                            keuangan. Namun bagi Ummat Islam, produk-produk                            tersebut perlu dicermati, karena dikembangkan dari                            jasa keuangan konvensional yang netral terhadap nilai                            dan ajaran agama.&lt;br /&gt;Salah satu produk yang tengah                            berkembang saat ini di Indonesia adalah reksadana yang                            diluar negeri dikenal dengan " Unit Trust " atau "                            Mutual Fund ". Reksadana adalah sebuah wadah dimana                            masyarakat dapat menginvestasikan dananya dan oleh                            pengurusnya (manager investasi) dana itu                            diinvestasikan ke portofolio efek. Reksadana merupakan                            jalan keluar bagi para pemodal kecil yang ingin ikut                            serta dalam pasar modal dengan modal minimal yang                            relative kecil dan kemampuan menanggung resiko yang                            sedikit.&lt;br /&gt;Reksadana memiliki andil yang amat besar                            dalam perekonomian nasional karena dapat memobilisasi                            dana untuk pertumbuhan dan pengembangan                            perusahaan-perusahaan nasional, baik BUMN maupun                            swasta. Disisi lain, reksadana memberikan keuntungan                            kepada masyarakat berupa keamanan dan keuntungan                            materi yang meningkatkan kesejahteraan material.&lt;br /&gt;                     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;PANDANGAN SYARIAH TENTANG REKSADANA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada                            prinsipnya setiap sesuatau dalam muamalat adalah                            dibolehkan selama tidak bertentangan dengan Syariah,                            mengikuti kaidah fiqih yang dipegang oleh mazhab                            Hambali dan para fuqaha lainnya yaitu :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Prinsip                            dasar dalam transaksi dan syarat-syarat yang berkenaan                            dengannya ialah boleh diadakan, selama tidak dilarang                            oleh Syariah atau bertentangan dengan nash                            Syariah.&lt;/i&gt; ( Al Fiqh al Islamy wa Adillatuh, Juz IV                            hal 199 ).&lt;br /&gt;Allah SWT memerintahkan orang-orang yang                            beriman agar memenuhi akad yang mereka lakukan seperti                            yang disebut, dalam Al Qur'an :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;" Hai                            orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad itu. (                            QS. Al Maidah : 1 ) "&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Syarat-syarat yang                            berlaku dalam sebuah akad, adalah syarat-syarat yang                            ditentukan sendiri kaum muslimin, selama tidak                            melanggar ajaran Islam. Rasulullah SAW memberi batasan                            tersebut dalam hadist :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;" Perdamaian itu boleh                            antara orang-orang Islam kecuali perdamaian yang                            mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.                            Orang-orang Islam wajib memenuhi syarat-syarat yang                            mereka sepakati kecuali syarat yang mengharamkan yang                            halal atau menghalalkan yang haram. &lt;/i&gt;(HR. Abu Daud,                            Ibnu Majah dan Tirmizy dari Amru bin 'Auf). "&lt;br /&gt;Dalam                            reksadana konvensional berisi akad maumalah yang                            dibolehkan dalam Islam, yaitu jual beli dan bagi hasil                            (mudharbah/musyarakah). Dan disana terdapat banyak                            maslahat, seperti memajukan perekonomian, saling                            memberi keuntungan diantara para pelakunya,                            meminimalkan resiko dalam pasar modal dan sebagainya.                            Namun didalamnya juga ada hal-hal yang bertentangan                            dengan Syariah, baik dalam segi akad, operasi,                            investasi, transaksi dan pembagian keuntungannya.                      &lt;br /&gt;Syariah dapat menerima usaha semacam reksadana                            sepanjang hal yang tidak bertentangan dengan Syariah.                            Dr. Wahbah Az Zuhaily berkata :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan setiap                            syarat yang tidak bertentangan dengan dasar-dasar                            syariat dan dapat disamakan hukumnya (diqiyaskan)                            dengan syarat-syarat yang sah. &lt;/i&gt;(Al Fiqh al Islamy                            Wa Adillatuh, hal 200).&lt;br /&gt;Prinsip dalam berakad harus                            mengikuti hukum yang telah digariskan oleh Allah SWT                            yang disebutkan dalam Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hai orang-orang                            beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu                            dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan                            perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara                            kamu…… ( QS. An Nisaa : 29 ).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;URGENSI REKSADANA SYARIAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah                            sesuatu yang lazim terjadi dalam kehidupan social                            bahwa sebagian orang yang memiliki kemampuan                            melaksanakan kegiatan bisnis dan ekonomi tapi tidak                            memiliki modal . Sementara di sisi lain ada yang                            memiliki harta, tapi tidak cakap dalam                            mengembangkannya, Berkata Al Baijuri :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dalil                            dibolehkannya Qiradh adalah ijma' dan hajat, karena                            ada pemilik harta yang tidak mampu mengelola modalnya,                            dan sebaliknya ada orang mampu mengelolanya tetapi                            tidak punya modal. Maka yang pertama memerlukan                            pengelolaan modal, sementaran yang kedua memerlukan                            pekerjaan.(Hasyiah Fathul Qarib Al Baijuri,JUZ II hal                            21)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Reksadana sebagai lembaga yang mengelola                            harta memiliki kemapuan untuk mengembangkannya dari                            para pemilik modal secara sendiri-sendiri yang                            melakukannya. Reksadana adalah tuntutan perkembangan                            ekonomi yang akan terus berkembang. Ia akan menghimpun                            dana dari ummat yang tidak dapat dicegah untuk                            berinvestasi di Reksadana. Disisi lain ummmat Islam                            harus dapat bersaing dalam bidang ekonomi dalam usaha                            mempersiapkan diri menghadapi globalisasi yang kian                            mendekat dan sukar dihindari. Kegiatan rekasadana yang                            ada sekarang masih banyak mengandung unsur-unsur yang                            tidak sesuai dengan syariah Islam, baik dari akad,                            sasaran investasi, teknis transaksi, pendapatan,                            maupun dalam hal pembagian keuntunganya. Untuk itu                            perlu dibentuk Reksadana Syariah, dimana reksadana ini                            mengikuti prinsip-prinsip syariah dalam bidang                            Muamalah maliyah. Adanya Reksadana syariah merupakan                            uapaya untuk memberi jalan bagi ummat Islam agar tidak                            bermuamalah dan memakan harta dengan cara yang bathil                            seperti yang disebutkan dalam Al Qur'an Surat An Nisa                            ayat 29&lt;br /&gt;Disamping itu reksadana Syariah menyediakan                            sarana bagi ummat Islam untuk ikut berpartisipasi                            dalam pembangunan nasional melalui investasi yang                            sesuai dengan syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;                           &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;MASALAH-MASALAH POKOK YANG BERKAITAN DENGAN                            REKSADANA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;ol type="A"&gt;&lt;li&gt;Kelembagaan&lt;br /&gt;Reksadana syariah dapat                              ditangani oleh sebuah lembaga keuangan yang                              berbentuk badan hokum yang sesuai dengan ketentuan                              perudang-undangan yang berlaku. Lembaga badan hokum                              seperti itu memang belum dikenal selama ini dalam                              peristilahan fiqih klasik. Tetapi badan hukum                              tersebut merupakan gabungan dari para pemegang saham                              yang masing-masing terkena taqlif. Oleh karena itu                              lembaga tersebut dapat dinyatakan sebagai                              Syakhsiyyah Hukmiyyah yang bertanggung jawab dalam                              pengelolaan Reksadana Syariah. Sedangkan para                              pengurus lembaga tersebut merupakan para wakil.                              Berkata Dr. Mustafa Ahmad Zarqa.&lt;br /&gt;Fiqih Islam                              mengakui adanya Syaksiyyah Hukmiyyah atau                              I'tibariyyah (badan hukum)…. (Madkhal al fiqh                              al'Aam, Dr. Musthafa Ahmad Zarqa, Vol III hal                              256)&lt;br /&gt;Berkata Dr. Wahbah Az Zuhaily :&lt;br /&gt;Fikih                              Islam mengakui apa yang disebut dalam hukum positif                              sebagai syaksiyyah I'tibariyyah atau syakksiyyah                              ma'nawiyah atau syakhisyah mujarrodah (badan hukum),                              dengan mengakui keberadaan sebagai lembaga-lembaga                              umum, seperti yayasan, perhimpunan, perusahaan dan                              masjid, sebagai syaksiyah (badan) yang menyerupai                              syaksiyyah manusia pada segi kecakapan memiliki,                              mempunyai hak-hak menjalankan kewajiban-kewajiban,                              memikul tanggung jawab yang berdiri sendiri secara                              umum terlepas dari tanggung jawab para anggota atau                              pendirinya. ( Al Figh al Iglamywa Adillatuh Juz IV                              hal 11 ).&lt;br /&gt;                       &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hubungan Investor dengan Lembaga&lt;br /&gt;                       &lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Akad antara investor dengan lembaga hendaknya                                dilakukan dengan sistem Mudharabah/Qiradh. Yang                                dimaksud dengan Mudharabah disini adalah :&lt;br /&gt;"                                Seseorang memberikan hartanya kepad yang lain                                untuk diperdagangkan dengan ketentuan bahwa                                keuntungan yang diperoleh dibagi antara kedua                                pihak, sesuai dengan syarat-syarat yang disepakati                                kedua belah pihak…..&lt;br /&gt;Warga Irak menyebutnya                                Mudharabah sedangkan warga Hijaz mrnyebutnya                                Qiradh…. ( Al Mughni Juz V hal 26 ).&lt;br /&gt;Pemilik                                harta (modal) memberikan harta kepada para pekerja                                untuk menjadi modal dagang, dengan ketentuan bahwa                                keuntungannya dibagi bersama sesuai dengan syarat                                yang disepakati kedua pihak. (Al Fizhul Islamy wa                                Adillatuh, Juz IV, hal 836).&lt;br /&gt;Dengan demikian                                Mudharabah / giradh disepakati bolehnya dalam                                syariah oleh 4 mazhab figh Islam&lt;br /&gt;                         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saham Reksadana Syariah dapat diperjual                                belikan                                &lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt;Ayat Al Quran yang menyatakan praktek jual                                  di halalkan oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;Dan Allah                                  menghalalkan jual beli (QS. Al-Bagarah :                                  275)&lt;br /&gt;Khusus mengenai jual beli pemilikan                                  sebagian syarikat (saham) antar pemilik                                  syarikat, Ibnu Qudamah mengatakan&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika                                  salah seorang dari yang berkongsi membeli bagian                                  (saham) temannya dalam perkongsian, hukumnya                                  boleh, karena is membeli hak milik orang lain.                                  (AlMughni Juz V hal : 56)&lt;/i&gt;                                  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saham itu merupakan harta (mal) milik                                  investor yang bisa dimanfaatkan dan                                  diperjualkan&lt;br /&gt;… Syarat kedua,barang yang                                  diperjual belikan adalah bermanfaat. Barang yang                                  tidak bermanfaat bukan. Karena itu mengambil                                  harta dengan imbalan barang yang tidak                                  bermanfaat adalah batal. Barang yang tidak                                  bermanfaat,tidak sah jual. (Raudhatut Tahliban,                                  Juz III hal : 68 &amp;amp; 69).                                  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jual beli saham itu sudah menjadikan                                  kelaziman (Urf) al-Tujjar (para                                  pengusaha).Dr.Abdul Hamid Mahmud al Ba'Iy                                  seperti di kutip Dr.Samir Abdul Hamid Ridhwan                                  mengatakan&lt;br /&gt;Kaidah Fiqih "Sesuatu yang                                  berlaku berdasarkan nash"dapat menjadi dasar                                  untuk untuk melakukan transaksi transaksi serta                                  memberikan kebebasan buat mereka yang mengadakan                                  transaksi untuk menghindari kesukaran-kesukaran                                  muamalat dengan sesame manusia,ketiga ruang                                  lingkup muamalat harta semakin meluas dan bentuk                                  muamalat semakin berkembang, Khususnya pada                                  bidang transaksi antara lain perusahaan.                                  "(Dr.Samir Abdul Hamid Ridhwan,Aswaq al Awraaq                                  al Maaliyah,HIT,hal 258).                                  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak adanya unsur penipuan (Gahrar) Karena                                  nilai saham jelas. Semua saham yang di keluarkan                                  reksadana tercatat dalam administrasi yang rapih                                  dan penyebutan harga harus dilakukan dengan                                  jelas. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                           &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kegiatan Investasi Reksadana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Dalam melakukan kegiatan investasi&lt;br /&gt;Reksadana                              Syariah dapat melakukan apa saja sepanjang tidak                              bertentangan dengan syariah. Diantara investasi                              tidak halal yang tidak bpleh dilakukan adalah dalam                              bidang perjudian, pelacuran, pornographi, makanan                              dan minuman yang haram, lembaga keuangan ribawi dan                              lain-lain yang ditentukan oleh Dewan Pengawas                              Syariah.                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akad yang dilakukan oleh Reksadana Syariah                              dengan emiten dapat dilakukan melalui :                              &lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt;Mudharabah (Qiradh) Musyarakah, Reksadana                                Syariah yang dalam hal ini bertindak selaku                                Mudharib dalam kaitannya dengan investor dapat                                melakukan akad Mudharabah (Qiradh)/Musyarakah. Dr                                Wahbah Az Zuhaily menjelaskan :&lt;br /&gt;"….Mazhab                                Hanafi mengatakan: Mudaharib tidak boleh                                mengadakan Mudharabah dengan orang lain kecuali                                pemilik harta memberikan mandat….. Sedangkan                                Mazhab selain hanaft, seperti para ulama Maliki                                mengatakan : 'Amil (Mudharib) akan menanggung                                resiko apabila modal qiradh yang diterimanya dari                                pemberi modal diserahkan lagi kepada pihak ketiga                                untuk dikembangkan dengan akad qiradh juga,                                apabila pemilik modal tidak mengizinkannya. (Al                                Fiqhul Islamy wa Adillatuh juz IV hal : 858 &amp;amp;                                860 ).&lt;br /&gt;"…Jika pemilik harta (modal)                                menyetujui/mengizinkan kepada amil (mudharib)                                untuk memberikan harta (modal)-nya kepada orang                                lain dengan kad mudharabah, hukumnya boleh,                                demikian disebutkan oleh Ahmad bin Hanbal. Dan                                kami tidak mengetahui pendapat lain dalam masalah                                tersebut…." (Al-Mughni juz V, hal : 858 &amp;amp;                                860).&lt;br /&gt;Berkata Al Mawardi :&lt;br /&gt;……..Ketahuilah,                                bahwa Amil Qiradh dilarang untuk melakukan                                Muqaradhah dengan orang lain dengan harta modal                                Qiradh tersebut selama tidak ada izin dari pemilik                                modal secara sah dan jelas….(Al-Mudharabah lil                                Mawardi, hal 194-199).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                             &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jual-Beli&lt;br /&gt;Reksadana Syariah berlaku mudharib                              juga dibolehkan melakukan jual beli saham,                              sebagaimana ditunjukkan oleh bagian B.2 di atas.                              Berkata ibnu Qudamah :&lt;br /&gt;Jika salah seorang dari                              orang berkongsi membeli sebagian (saham) temannya                              dalam perkongsian, hukumnya boleh, karena si membeli                              hak milik orang lain. (al-Mughni Juz V                              hal:56).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                           &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mekanisme Transaksi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Dalam melakukan transaksi Reksadana Syariah                              tidak diperbolehkan melakukan tindakan spekulasi,                              yang didalamnya mengandung gharar seperti najsy                              (penawaran palsu), ihtikar dan tindakan spekulasi                              lainnya.&lt;br /&gt;“Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari                              Ibnu Umar yang mengatakan bahwa Nabi SAW melarang                              Najsy (menawar sesuatu bukan untuk membeli tapi                              untuk menaikan harga). (Subulussalam juz III. Hal.                              18)                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Produk-produk transaksi reksadana pada umumnya                              seperti Spot, Forward, Swap, Option dan                              produk-produk lain yang biasa dilakukan Reksadana                              hendaknya menjadi bahan penelitian dan pengkajian                              dari Reksadana Syariah.                              &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk Membahas persoalan-persoalan yang                              memerlukan penelitian dan pengkajian, seperti                              penyeleksian perusahaan-perusahaan investasi,                              pemurnian pendapatan, formula pembagian keuntungan                              dan sebagainya, hendaknya dibentuk Dewan Pengawas                              Syariah yang ditunjuk oleh MUI. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;br /&gt;&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam uraian di atas                          tampak jelas sekali bahwa syariah Islamiyah sebagai                          manhajul hayah muslim telah mengakomodasi segala                          kebutuhan muslim sekaligus memberikan arahan dan                          rambu-rambu dalam segenap aspek ibadah, siyasah dan                          muamalah.&lt;br /&gt;Dalam kaitan Reksadana pada prinsipnya                          Syariah bukan saja memberikan peluang tetapi bahkan                          menawarkan beberapa jenis instrumen yang dapat                          dikembangkan. Pelaksanaan dan pengembangan ini dapat                          saja dilakukan selama kaidah-kaidah syariah tidak                          dilanggar.&lt;br /&gt;Disamping itu tampaknya “pekerjaan rumah”                          bagi kita masih sangat banyak diantaranya :&lt;br /&gt;                   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perlu adanya Dewan Pengawas Syariah Lembaga                            Keuangan Islam Nasional yang mencakup perbankan,                            asuransi, multi finance, reksadana dan lembaga-lembaga                            keuangan Islam lainnya. Untuk memastikan otoritas                            Dewan Syariah Nasional ini perlu dibentuk bersama                            antara MUI, BI dan Depkeu.                            &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk memastikan segenap operasi berdasarkan                            syariah, demikian juga penyelesaian ketika terjadi                            perselisihan antara investor dan KIK perlu disalurkan                            penyelesaiannya melalui lembaga pemutus sengketa                            syariah, dalam hal ini adalah BAMUI.                            &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Demi menjaga kepentingan investor demikian juga                            pelaksana PIS (Pedoman Investasi Syariah) perlu adanya                            suatu aturan sejenis PP (Peraturan Pemerintah) yang                            dikeluarkan oleh Menkeu atau SK Ketua Bapepam yang                            mempunyai fungsi memerintah, mengikat dan memiliki                            sanksi.                            &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk memungkinkan dana yang terhimpun oleh                            reksadana syariah oleh pengusaha-pengusaha berskala                            kecil – menengah (yang nota bene kebanyakan terdiri                            dari ummat Islam) perlu adanya suatu aturan yang                            mengharuskan reksadana syariah mengalokasikan sebagian                            investasinya pada bursa parallel dan emiten-emiten                            berskala kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;p align="’right’"&gt;Jakarta, &lt;u&gt;25 Rabiul Awal 1417 H.                            &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;30 Juli 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p align="’center’"&gt;&lt;b&gt;Lokakarya Alim Ulama tentang                            Reksadana Syariah&lt;br /&gt;Pimpinan Sidang&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Ketua                                                                                                                                                                                                 Sekretaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Ma`ruf                            Amin                                                                        H.M. Syafi`I Antonio,                            MSc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dewan Pimpinan&lt;br /&gt;MAJELIS ULAMA                            INDONESIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua                                                                                                                                     Sekretaris                            Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Hasan                            Basri                                                                        Drs. H.A. Nazri Adlani                      &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-1825817136358037713?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/1825817136358037713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/1825817136358037713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/keputusan-fatwa-mui-tentang-reksadana.html' title='Fatwa MUI tentang  Reksadana Syariah'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-4839524608488519418</id><published>2008-08-19T21:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:47:48.067-07:00</updated><title type='text'>Financial Consultant</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/profil.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/dokumentasi-aktivitas.html"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Dokumentasi Aktivitas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-4839524608488519418?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4839524608488519418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4839524608488519418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/financial-consultant.html' title='Financial Consultant'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-8550097688141909704</id><published>2008-08-19T19:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:50:33.097-07:00</updated><title type='text'>Dokumentasi Aktivitas</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Siaran bersama Reza M. Syarief "Supertrainer" di Radio Ramako 105.8 FM &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(sekarang LiteFM)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/bersamareza1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/bersamareza3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;Pelatihan Million Dollar Round Table (MDRT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/sendirian-resize.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 204px; height: 272px;" src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/sendirian-resize.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVj2rguZoI/AAAAAAAAABE/QvXtFfl7cNY/s1600-h/darmawati-ida-resize.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVj2rguZoI/AAAAAAAAABE/QvXtFfl7cNY/s400/darmawati-ida-resize.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225692733677397634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;Acara AAJI Top Agent Awards 2008 di Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVmkuXiZwI/AAAAAAAAABc/fq3mTCFjyXo/s1600-h/darmawat-aaji-sendiri.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVmkuXiZwI/AAAAAAAAABc/fq3mTCFjyXo/s400/darmawat-aaji-sendiri.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225695723741406978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVkXQgGVJI/AAAAAAAAABM/E7o8xg6339Q/s1600-h/darmawati-Evelina-F-Pietruschka.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVkXQgGVJI/AAAAAAAAABM/E7o8xg6339Q/s400/darmawati-Evelina-F-Pietruschka.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225693293362697362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siaran bersama Reza M. Syarief "Supertrainer" di Radio SmartFM 95.9 FM&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVmFFsi87I/AAAAAAAAABU/tEW8KqHwmtc/s1600-h/ibifebriansyah-reza-darmawati.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVmFFsi87I/AAAAAAAAABU/tEW8KqHwmtc/s400/ibifebriansyah-reza-darmawati.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225695180247724978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-8550097688141909704?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/8550097688141909704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/8550097688141909704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/dokumentasi-aktivitas.html' title='Dokumentasi Aktivitas'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SIVj2rguZoI/AAAAAAAAABE/QvXtFfl7cNY/s72-c/darmawati-ida-resize.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-4674822061560099385</id><published>2008-08-19T06:28:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T23:28:13.980-07:00</updated><title type='text'>Termasuk tipe investor yang manakah Anda ?</title><content type='html'>Orientasi investasi keuangan setiap orang berbeda-beda. Hal ini bergantung pada kondisi ekonomi dan tingkat pemahaman serta pengetahuan seseorang terhadap masalah-masalah yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan. Perbedaan ini akan berpengaruh kepada keputusan seseorang dalam memilih jenis investasi yang akan ia gunakan untuk mengelola kelebihan dana yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum orang yang berinvestasi (investor) ada 3 tipe yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konservatif :&lt;/span&gt; Sangat takut / tidak berani menghadapi resiko investasi&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Moderat :&lt;/span&gt; Bersikap berhati-hati ketika melakukan investasi dan cenderung tidak berani mengambil resiko&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agresif: &lt;/span&gt;Disebut juga dengan Risk Taker. Tipe ini sangat berani menghadapi resiko. Risk Taker merasa tidak nyaman apabila berinvestasi pada jenis investasi yang memberikan hasil (return) kecil. Ia sangat percaya bahwa berinvestasi pada instrumen yang beresiko tinggi berarti ia berpotensi mendapatkan hasil yang tinggi (high risk - high return)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Tipe Konservatif akan memilih jenis investasi  berpendapatan  tetap misalnya deposito, pasar uang, reksadana pendapatan tetap dan obligasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Moderat akan menempatkan dananya pada jenis investasi pasar modal (ekuitas), reksadana campuran dan  jenis investasi berpendapatan tetap dan dan sebagian kecil saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Agresif akan menempatkan dananya pada jenis investasi dominan ke saham (ekuitas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk yang manakah Anda ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-4674822061560099385?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4674822061560099385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/4674822061560099385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/termasuk-investor-tipe-yang-manakah.html' title='Termasuk tipe investor yang manakah Anda ?'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-18287084619655276</id><published>2008-08-18T23:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:05:59.565-07:00</updated><title type='text'>Sekilas Takaful Indonesia</title><content type='html'>Sebagai pelopor asuransi syariah di Nusantara, Takaful Indonesia telah melayani masyarakat dengan jasa asuransi yang sesuai dengan prinsip syariah, selama lebih dari satu dasawarsa, melalui dua perusahaan operasionalnya: PT Asuransi Takaful Keluarga (Asuransi Jiwa Syariah) dan PT Asuransi Takaful Umum (Asuransi Umum Syariah).  &lt;p&gt;PT Syarikat Takaful Indonesia (Perusahaan) berdiri pada 24 Februari 1994 atas prakarsa Tim Pembentukan Asuransi Takaful Indonesia (TEPATI) yang dimotori oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) melalui Yayasan Abdi Bangsa, Bank Muamalat Indonesia Tbk., PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri, Departemen Keuangan RI, serta beberapa pengusaha muslim Indonesia. Melalui kedua anak perusahaannya yaitu PT Asuransi Takaful Keluarga dan PT Asuransi Takaful Umum, Perusahaan telah memberikan jasa perlindungan asuransi yang menerapkan prinsip-prinsip murni syariah pertama di Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;PT Asuransi Takaful Keluarga yang bergerak di bidang asuransi jiwa Syariah didirikan pada 4 Agustus 1994 dan mulai beroperasi pada 25 Agustus 1994, yang ditandai dengan peresmian oleh Menteri Keuangan Mar'ie Muhammad. Diikuti dengan pendirian anak perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum Syariah yaitu PT Asuransi Takaful Umum, yang diresmikan oleh Menristek/Ketua BPPT Prof. Dr. B.J. Habibie pada 2 Juni 1995.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kepemilikan mayoritas saham Syarikat Takaful Indonesia saat ini dikuasai oleh Syarikat Takaful Malaysia Berhad (56,00%) dan Islamic Development Bank (IDB, 26,39%), sedangkan selebihnya oleh Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Bank Muamalat Indonesia serta Karya Abdi Bangsa dan lain-lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di tahun 2004, Perusahaan melakukan restrukturisasi yang berhasil menyatukan fungsi pemasaran Asuransi Takaful Keluarga dan Asuransi Takaful Umum sehingga lebih efisien serta lebih efektif dalam penetrasi pasar, juga diikuti dengan peresmian kantor pusat, Graha Takaful Indonesia di Mampang Prapatan, Jakarta pada Desember 2004. Selain itu, dilakukan pula revitalisasi identitas korporasi termasuk penataan ruang kantor cabang di seluruh Indonesia, untuk memperkuat citra perusahaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan Perusahaan dan menjaga konsistensinya, Perusahaan memperoleh Sertifikasi ISO 9001:2000 dari SGS JAS-ANZ, Selandia Baru bagi Asuransi Takaful Umum, serta Asuransi Takaful Keluarga memperoleh Sertifikasi ISO 9001:2000 dari dari Det Norske Veritas (DNV), Belanda pada April 2004. Selain itu, atas upaya keras seluruh jajaran perusahaan, Asuransi Takaful Keluarga meraih MUI Award 2004 sebagai Asuransi Syariah Terbaik di Indonesia, dan Asuransi Takaful Umum memperoleh penghargaan sebagai asuransi dengan predikat Sangat Bagus dari Majalah InfoBank secara berturut-turut pada tahun 2004 dan 2005.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan dukungan Pemerintah dan tenaga professional yang berkomitmen untuk mengembangkan asuransi syariah, Syarikat Takaful Indonesia bertekad untuk menjadi perusahaan asuransi syariah terkemuka di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PT Asuransi Takaful Keluarga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemegang Saham&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;PT Syarikat Takaful Indonesia : 99,94%&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Koperasi Karyawan Takaful: 0,06%&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan Komisaris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Komisaris Utama           : Dato' Mohamed Hassan Md Kamil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komisaris Independen  : H.M.U. Suwendi FSAI, FLMI, MBA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komisaris                        : Muhammad Harris, SE&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komisaris                        : Saiful Yazan Ahmad &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan Direksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Direktur Utama : Agus Edi Sumanto&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Direktur              : Nor Effuandy Pfordten&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penghargaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PT Asuransi Takaful Keluarga sebagai Asuransi Syariah Terbaik tahun 2003 versi MUI&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img src="http://takaful.com/images/award2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2.    PT Asuransi Takaful Umum Sebagai Asuransi Umum berpredikat Sangat Bagus  Kategori Kinerja Keuangan tahun 2002 versi majalah InfoBank&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img src="http://takaful.com/images/award3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;3.   PT Asuransi Takaful Umum sebagai Asuransi Umum berpredikat Sangat Bagus  Kategori Kinerja Keuangan tahun 2004 versi majalah InfoBank&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img src="http://takaful.com/images/award1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;4.    PT Asuransi Takaful Keluarga sebagai Asuransi Umum berpredikat Terbaik  Kategori Manajemen Resiko versi Karim Business Consulting&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img src="http://takaful.com/images/karim.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;5.   PT Asuransi Takaful Umum sebagai Asuransi Umum berpredikat Terbaik ke 2  Kategori Manajemen Resiko versi Karim Business Consulting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img style="width: 200px; height: 264px;" src="http://takaful.com/images/Karimatu.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;6.   PT Syarikat Takaful Indonesia sebagai Top Of Mind Asuransi Syariah  Kategori Perusahaan Asuransi versi Karim Business Consulting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img style="width: 200px; height: 264px;" src="http://takaful.com/images/Karimsti.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;7.   PT Asuransi Takaful Umum memperoleh Penghargaan Khusus Sebagai Pioner Asuransi Umum Syariah versi majalah Investor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;img style="width: 200px; height: 264px;" src="http://takaful.com/images/Investor.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Selengkapnya bisa dibaca &lt;a href="http://takaful.com/index.php/profile/action/list/" target="blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-18287084619655276?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/18287084619655276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/18287084619655276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/sekilas-takaful-indonesia.html' title='Sekilas Takaful Indonesia'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-1370732360883478830</id><published>2008-08-18T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-03-10T19:16:15.240-07:00</updated><title type='text'>Lowongan Agen Penjual/Financial Consultant Investasi Syariah Takaful</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persyaratan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pria/Wanita&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendidikan Minimal D3&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki wawasan ke-Islaman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu bekerja dalam tim&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki motivasi kuat menjadi financial consultant berbasis syariah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sanggup bekerja dengan sistem target&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdomisili di Jabodetabek&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Silahkan mengisi formulir pendaftaran &lt;a href="http://asuransitakaful.net/pendaftaran-agen/formulir-pendaftaran-agen/"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;a href="mailto:darmawati@takaful.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.asuransisyariah.net/2008/08/profil-financial-consultant.html"&gt;Bersama siapa Anda akan meniti sukses ?&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-1370732360883478830?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/1370732360883478830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/1370732360883478830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/lowongan-financial-consultant.html' title='Lowongan Agen Penjual/Financial Consultant Investasi Syariah Takaful'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-6353103013904068314</id><published>2008-08-18T20:37:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T23:56:14.515-07:00</updated><title type='text'>Daftar Saham Jakarta Islamic Index Juni 2008</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Daftar saham yang masuk dalam perhitungan Jakarta Islamic Index (JII) untuk periode Januari 2008 - Juni 2008 sesuai Pengumuman BEI No. Peng-032/BEI.PSH/U/01-2008. Jakarta Islamic Index adalah daftar saham-saham dari perusahaan-perusahaan yang ada di Bursa Efek Indonesia yang dalam operasionalnya dianggap sesuai dengan prinsip-prinsip Islam atau sesuai Syariah. Ada 30 perusahaan Tbk yang masuk dalam Jakarta Islamic Index&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;AALI - Astra Argo Lestari Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ANTM - Aneka Tambang (Persero) Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;APEX - Apexindo Pratama Duta Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BMTR - Global Mediacom Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BNBR - Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BTEL - Bakrie Telecom Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BUMI - Bumi Resources Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;CMNP - Citra Marga Nusaphala Persada Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;CTRA - Ciputra Development Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ELTY - Bakrieland Development Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;FREN - Mobile-8 Telecom Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;HITS - Humpuss Intermoda Transportasi Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;INCO - International Nickel Indonesia Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;INTP - Indocement Tunggal Prakasa Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;JRPT - Jaya Real Property Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KIJA - Kawasan Industri Jababeka Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KLBF - Kalbe Farma Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MPPA - Matahari Putra Prima Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PLIN - Plaza Indonesia Realty Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PTBA - Tambang Batubara Bukit Asam Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;RALS - Ramayana Lestari Sentosa Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMAR - SMART Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMGR - Semen Gresik (Persero) Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMRA - Summarecon Agung Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TINS - Timah Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TLKM - Telekomunikasi Indonesia Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TRUB - Truba Alam Manunggal Engineering Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TSPC - Tempo Scan Pacific Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UNTR - United Tractors Tbk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UNVR - Unilever Indonesia Tbk&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-6353103013904068314?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6353103013904068314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6353103013904068314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/update-daftar-saham-jakarta-islamic.html' title='Daftar Saham Jakarta Islamic Index Juni 2008'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-2341967130811100330</id><published>2008-08-18T20:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T07:36:36.393-07:00</updated><title type='text'>Grafik Jakarta Islamic Index (JII)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;JII Monthly Stock Chart&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/p.php?pid=charts&amp;amp;symbol=JKX%5EJII&amp;amp;period=5&amp;amp;freq=6"&gt;&lt;img alt="Jakarta Islamic Index Monthly Stock Chart" src="http://www.advfn.com/p.php?pid=staticchart&amp;amp;s=JKX%5EJII&amp;amp;p=1&amp;amp;t=15" title="Jakarta Islamic Index Monthly Stock Chart" width="360" border="0" height="208" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;JII Yearly Historical Stock Chart&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/p.php?pid=charts&amp;amp;symbol=JKX%5EJII&amp;amp;period=9&amp;amp;freq=6"&gt;&lt;img alt="Jakarta Islamic Index Historical Stock Chart" src="http://www.advfn.com/p.php?pid=staticchart&amp;amp;s=JKX%5EJII&amp;amp;p=5&amp;amp;t=15" title="Jakarta Islamic Index Historical Stock Chart" width="360" border="0" height="208" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-2341967130811100330?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/2341967130811100330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/2341967130811100330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/grafik-jakarta-islamic-index-jii.html' title='Grafik Jakarta Islamic Index (JII)'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-736554305118602895</id><published>2008-08-18T20:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:38:35.526-07:00</updated><title type='text'>Grafik Harga Unit Dana Takafulink</title><content type='html'>&lt;!-- Start Content --&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Bulan April 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="content"&gt;&lt;!-- Column Wrap --&gt;&lt;div class="wrap"&gt;&lt;!-- Main Column --&gt;&lt;div class="maincol"&gt;&lt;img src="http://takaful.com/images/takafulink.png" width="513" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SLTR1FnwueI/AAAAAAAAACU/rqtZcOMb03Q/s1600-h/legenda.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SLTR1FnwueI/AAAAAAAAACU/rqtZcOMb03Q/s200/legenda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239042976510949858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-736554305118602895?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/736554305118602895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/736554305118602895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/grafik-harga-unit-dana-takafulink.html' title='Grafik Harga Unit Dana Takafulink'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_oK5JAOtdF9w/SLTR1FnwueI/AAAAAAAAACU/rqtZcOMb03Q/s72-c/legenda.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-9221699089994953474</id><published>2008-08-18T16:38:00.000-07:00</published><updated>2009-02-06T16:46:01.976-08:00</updated><title type='text'>Formulir Calon Agen</title><content type='html'>&lt;!-- function MM_findObj(n, d) { //v4.01   var p,i,x;  if(!d) d=document; if((p=n.indexOf("?"))&gt;0&amp;&amp;parent.frames.length) {&lt;br /&gt;    d=parent.frames[n.substring(p+1)].document; n=n.substring(0,p);}&lt;br /&gt;  if(!(x=d[n])&amp;&amp;d.all) x=d.all[n]; for (i=0;!x&amp;&amp;i&lt;d.forms.length;i++) x="d.forms[i][n];" i="0;!x&amp;&amp;d.layers&amp;&amp;i&lt;d.layers.length;i++)" x="MM_findObj(n,d.layers[i].document);" x="d.getElementById(n);" errors="'',args=" i="0;" test="args[i+2];" val="MM_findObj(args[i]);" nm="val.name;" val="val.value)!=" p="val.indexOf('@');" p="=" num =" parseFloat(val);" p="test.indexOf(':');" min="test.substring(8,p);" max="test.substring(p+1);" mm_returnvalue =" (errors"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="1" cellpadding="5" cellspacing="5" width="60%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt; &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt;&lt;form action="agen_validasi.php" enctype="multipart/form-data"&gt;&lt;br /&gt;     &lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;         &lt;td valign="top"&gt;&lt;div class="bgmenu" align="center"&gt;&lt;br /&gt;           &lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;             &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;td&gt;&lt;div class="titlefront style9 style11" align="center"&gt;Form Permohonan Menjadi Agen &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;             &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;           &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;             &lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td colspan="2" class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;div class="style7" align="left"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;Formulir Calon Agen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;td class="tekshead" valign="top" width="286"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="style1"&gt;&lt;span class="style4"&gt;&lt;span class="style4"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" width="285"&gt;&lt;input name="email" id="email" value="darmawati@triplegate.net.id" type="hidden"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;input name="pemilik" id="pemilik" value="www.asuransisyariah.net" type="hidden"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;span class="inputbox"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;input name="subject" id="subject" value="Subjeknya" type="hidden"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(153, 204, 0);" valign="top"&gt;&lt;div class="style7 style1 style8" align="left"&gt;Nama Lengkap &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(153, 204, 0);"&gt;&lt;span class="style7"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;label&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;input name="nama_lengkap_pemohon" id="nama_lengkap_pemohon" size="40" type="text"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;/label&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Jenis Kelamin &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;span class="style7"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;input name="jenis_kelamin" value="Bapak" checked="checked" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                 Laki-Laki&lt;br /&gt;                 &lt;input name="jenis_kelamin" value="Ibu" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                 Perempuan&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;Pendidikan Terakhir &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;select name="pendidikan" id="pendidikan"&gt;                      &lt;option value="SMA"&gt;SMA&lt;/option&gt;                      &lt;option value="S1"&gt;S1&lt;/option&gt;                      &lt;option value="S2"&gt;S2&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Lainnya"&gt;Lainnya&lt;/option&gt;                    &lt;/select&gt;                    &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Alamat Email  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;span class="inputbox style1 style8"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;input name="email_pemohon" id="email_pemohon" size="35" type="text"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Tempat Lahir &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;input name="tempat_lahir_pemohon" id="tempat_lahir_pemohon" type="text"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Tanggal Lahir &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;span class="style7"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;select name="tanggal_lahir_pemohon" id="tanggal_lahir_pemohon"&gt;                        &lt;option value="1"&gt;1&lt;/option&gt;                        &lt;option value="2"&gt;2&lt;/option&gt;                        &lt;option value="3"&gt;3&lt;/option&gt;                        &lt;option value="4"&gt;4&lt;/option&gt;                        &lt;option value="5"&gt;5&lt;/option&gt;                        &lt;option value="6"&gt;6&lt;/option&gt;                        &lt;option value="7"&gt;7&lt;/option&gt;                        &lt;option value="8"&gt;8&lt;/option&gt;                        &lt;option value="9"&gt;9&lt;/option&gt;                        &lt;option value="10"&gt;10&lt;/option&gt;                        &lt;option value="11"&gt;11&lt;/option&gt;                        &lt;option value="12"&gt;12&lt;/option&gt;                        &lt;option value="13"&gt;13&lt;/option&gt;                        &lt;option value="14"&gt;14&lt;/option&gt;                        &lt;option value="15"&gt;15&lt;/option&gt;                        &lt;option value="16"&gt;16&lt;/option&gt;                        &lt;option value="17"&gt;17&lt;/option&gt;                        &lt;option value="18"&gt;18&lt;/option&gt;                        &lt;option value="19"&gt;19&lt;/option&gt;                        &lt;option value="20"&gt;20&lt;/option&gt;                        &lt;option value="21"&gt;21&lt;/option&gt;                        &lt;option value="22"&gt;22&lt;/option&gt;                        &lt;option value="23"&gt;23&lt;/option&gt;                        &lt;option value="24"&gt;24&lt;/option&gt;                        &lt;option value="25"&gt;25&lt;/option&gt;                        &lt;option value="26"&gt;26&lt;/option&gt;                        &lt;option value="27"&gt;27&lt;/option&gt;                        &lt;option value="28"&gt;28&lt;/option&gt;                        &lt;option value="29"&gt;29&lt;/option&gt;                        &lt;option value="30"&gt;30&lt;/option&gt;                        &lt;option value="31"&gt;31&lt;/option&gt;                    &lt;/select&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;select name="bulan_lahir_pemohon" id="bulan_lahir_pemohon"&gt;                      &lt;option value="Januari"&gt;Januari&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Februari"&gt;Februari&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Maret"&gt;Maret&lt;/option&gt;                      &lt;option value="April"&gt;April&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Mei"&gt;Mei&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Juni"&gt;Juni&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Juli"&gt;Juli&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Agustus"&gt;Agustus&lt;/option&gt;                      &lt;option value="September"&gt;September&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Oktober"&gt;Oktober&lt;/option&gt;                      &lt;option value="November"&gt;November&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Desember"&gt;Desember&lt;/option&gt;                    &lt;/select&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;input name="tahun_lahir_pemohon" id="tahun_lahir_pemohon" size="3" type="text"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Alamat Rumah Lengkap &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;span class="style7"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;textarea name="alamat_lengkap_pemohon" cols="30" rows="4" id="alamat_lengkap_pemohon"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Kota/Kabupaten&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;select name="kota_pemohon" id="kota_pemohon"&gt;                      &lt;option value="Bekasi"&gt;Bekasi&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Jakarta"&gt;Jakarta&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Bogor"&gt;Bogor&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Tangerang"&gt;Tangerang&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Depok"&gt;Depok&lt;/option&gt;                    &lt;/select&gt;                    &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;No Telp Rumah &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;input name="no_telpon_pemohon" id="no_telpon_pemohon" size="10" type="text"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;HP&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;GSM&lt;br /&gt;                   &lt;input name="no_gsm_pemohon" id="no_gsm_pemohon" size="10" type="text"&gt;&lt;br /&gt;                   CDMA&lt;br /&gt;                   &lt;input name="no_cdma_pemohon" id="no_cdma_pemohon" size="10" type="text"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;span class="style7"&gt;Pekerjaan terakhir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;input name="pekerjaan" id="pekerjaan" size="15" type="text"&gt;&lt;br /&gt;                 Sebagai&lt;br /&gt;                 &lt;input name="sebagai" id="sebagai" size="15" type="text"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;Apakah masih bekerja ditempat tersebut &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg style="color:#cccccc;"&gt;&lt;input name="masih_bekerja" value="Ya" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                   Ya&lt;br /&gt;                   &lt;input name="masih_bekerja" value="Tidak" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                   Tidak &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;span class="style7"&gt;Apakah pernah bekerja sebagai Agen Asuransi diperusahaan lain&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;input name="pernah_asuransi" value="Pernah" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;span class="style7"&gt;Pernah&lt;br /&gt;                   &lt;input name="pernah_asuransi" value="Tidak" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                   Tidak&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7"&gt;Bila Ya, Mohon sebutkan diperusahaan apa &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bgcolor="#cccccc"&gt;&lt;input name="perusahaan_asuransi" id="perusahaan_asuransi" size="35" type="text"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;&lt;span class="style7"&gt;Alasan ingin bergabung dengan kami &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;textarea name="alasan" cols="35" rows="4" id="alasan"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;Mohon jelaskan singkat saja, definisi Asuransi itu apa. &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bgcolor="#cccccc"&gt;&lt;textarea name="asuransi_apa" cols="45" rows="5" id="asuransi_apa"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;Mohon beri gambaran sedikit tentang marketing itu seperti apa perannya. &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;textarea name="marketing_apa" cols="45" rows="5" id="marketing_apa"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7"&gt;Mohon uraikan sedikit, kira-kira apa yang akan Anda lakukan setelah dapat bergabung menjadi Agen ditempat kami (Jawab saja sejujurnya ya, mungkin saja bila bagus dapat dikolaborasikan dengan strategi yang telah  berjalan sekarang) &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bgcolor="#cccccc"&gt;&lt;textarea name="strategi_apa" cols="45" rows="8" id="strategi_apa"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;Apakah Bapak/Ibu mempunyai banyak relasi &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;input name="relasinya" value="Ya" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                   Ya&lt;br /&gt;                   &lt;input name="relasinya" value="Biasa Saja" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                   Biasa saja&lt;br /&gt;                   &lt;input name="relasinya" value="Tidak" type="radio"&gt;&lt;br /&gt;                   Tidak&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);" valign="top"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Catatan Tambahan &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bgcolor="#cccccc"&gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;span class="inputbox style1 style8"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;textarea name="catatannya" cols="45" rows="5" id="catatannya"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" valign="top"&gt;Dari mana Bapak/Ibu mendapat informasi tentang web ini &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead"&gt;&lt;select name="survei" id="survei"&gt;                      &lt;option value="Search Egine"&gt;Search Egine&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Kawan"&gt;Kawan&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Saudara"&gt;Saudara&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Media Iklan"&gt;Media Iklan&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Iklan Baris"&gt;Iklan Baris&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Agen Lain"&gt;Agen Lain&lt;/option&gt;                      &lt;option value="Lain-Lain"&gt;Lain-Lain&lt;/option&gt;                    &lt;/select&gt;                    &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(153, 204, 0);" valign="top"&gt;&lt;span class="style8 style1 style7"&gt;&lt;strong&gt;Kode Validasi Anda &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bgcolor="#99cc00"&gt;&lt;input name="btnspam" disabled="disabled" id="btnspam" value="BAU9" type="button"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;input name="kode_spam" id="kode_spam" value="BAU9" type="hidden"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bg="" style="color: rgb(153, 204, 0);" valign="middle"&gt;&lt;span class="style7 style1 style8"&gt;Masukkan Ulang Kode Validasi &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td class="tekshead" bgcolor="#99cc00" valign="middle"&gt;&lt;input name="kode_spam_salin" id="kode_spam_salin" size="4" type="text"&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="style8"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;td valign="top" width="15%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;td valign="top" width="85%"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="4" cellspacing="4" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                         &lt;td&gt;&lt;p class="tekshead"&gt;Terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;                           &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                         &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;               &lt;tr valign="top"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td valign="top"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;input name="BUTTON" onclick="self.history.back();" value="Batalkan" type="button"&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;td&gt;&lt;br /&gt;                   &lt;input name="Submit22" onclick="MM_validateForm('nama_lengkap_pemohon','','R','email_pemohon','','RisEmail','tempat_lahir_pemohon','','R','tahun_lahir_pemohon','','R','no_telpon_pemohon','','R','pekerjaan','','R','sebagai','','R','alamat_lengkap_pemohon','','R');return document.MM_returnValue" value="Kirim Permohonan" type="submit"&gt;                    &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;           &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;              &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;       &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt; &lt;/form&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-9221699089994953474?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/9221699089994953474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/9221699089994953474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/formulir-calon-agen.html' title='Formulir Calon Agen'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-928061764956206166</id><published>2008-08-18T07:20:00.000-07:00</published><updated>2008-11-30T20:54:48.892-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agen profesional'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unitlink'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asuransi'/><title type='text'>Tips Memilih Produk Investasi Unitlink</title><content type='html'>Teliti terlebih dahulu sebelum memilih produk investasi unitlink. Jika Anda tak teliti, alih-alih mendapat keuntungan, Anda bisa rugi karena tidak teliti dan tidak paham. Di sisi lain jika Anda berinvestasi unit link di tempat yang tepat, Anda bisa memperoleh keuntungan investasi (gain) yang sangat memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari kerugian di kemudian hari dan mendapatkan hasil investasi yang optimal, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Data Perusahaan&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Awali dengan mengumpulkan data perusahaan asuransi yang menjual produk unitlink di Indonesia. Lalu cari informasi sebanyak-banyaknya tentang produk ini dan latar belakang perusahaan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2. Pilih perusahaan yang sehat&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Setelah mengumpulkan data dan informasi perusahaan asuransi unitlink, jatuhkan pilihan Anda pada perusahaan yang sehat. Semua bisa dilihat lewat laporan keuangannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2. Cari tahu penempatan investasinya&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebelum menentukan satu jenis unitlink pada satu perusahaan, ada baiknya Anda mengetahui tentang penempatan investasi yang ditetapkan perusahaan, baik pada obligasi, saham unggulan, dan sebagainya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;3. Hindari pembayaran lewat debit rekening&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hindari pembayaran premi lewat debit rekening karena dapat merugikan. Salah satunya karena kesempatan Anda untuk mengikuti perkembangan naik dan turunnya NAB unitlink menjadi terlewatkan .&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;4. Carilah agen pemasaran unitlink yang profesional dan menguasai produk&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ingin aman, hindari transaksi dengan para agen asuransi yang tidak aktif dan tidak profesional. Hal ini bisa Anda ketahui dari kartu identitas (bersertifikasi atau tidak) , hasil kerja (prestasinya), atau bisa menghubungi perusahaan tempat mereka bekerja. Agen pemasar unitlink yang terdaftar, telah melalui ujian yang ditunjukkan dengan kepemilikan kartu nomor registrasi pemasar unitlink yang dikeluarkan oleh AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;5. Pelajari ilustrasi&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pelajari dan pahami ilustrasi produk unitlink yang ditawarkan dari seorang agen (tenaga pemasaran) perusahaan asuransi jiwa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;6. Pelajari manfaat&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pelajari manfaat produk unitlink dan ketentuan-ketentuan polis yang ditetapkan pada beberapa perusahaan asuransi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;7. Perhatikan biaya&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perhatikan besarnya biaya yang dibebankan pada produk tersebut seperti biaya administrasi bulanan, biaya transaksi, biaya premi, dan lain-lain. Kadang ada ilustrasi asuransi yang tidak mencantumkan biaya-biaya ini. Tanyakanlah kepada agen penjual asuransi Anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;8. Sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda apakah sumber pendapatan dapat dianggarkan untuk memenuhi kewajiban membayar premi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-928061764956206166?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/928061764956206166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/928061764956206166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/tips-memilih-produk-unitlink.html' title='Tips Memilih Produk Investasi Unitlink'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-5303708193274510445</id><published>2008-08-18T00:45:00.001-07:00</published><updated>2008-08-29T00:47:37.471-07:00</updated><title type='text'>Halalkah ORI ?</title><content type='html'>Baru-baru ini pemerintah menerbitkan obligasi negara yang tidak biasanya. Karena kali ini pemerintah memberi kesempatan kepada wong cilik untuk ikut berpartisipasi dalam obligasi yang diterbitkan pemerintah. Hal ini disebabkan karena setiap WNI bisa membeli ORI001 dengan investasi minimal Rp. 5 jt .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah telah mengumumkan bahwa besaran kupon adalah sebesar 12,05% per tahun. Tentu saja 12,05% adalah jumlah yang cukup menggiurkan dibandingkan bunga deposito yang sekitar 11%, terlebih lagi dibanding bunga tabungan yang hanya sekitar 5-6%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pemerintah juga mengiming-imingi investor dengan resiko yang minimal karena dijamin UU tanpa syarat dan tanpa batasan jumlah. Disamping itu investor juga mendapatkan kenikmatan pembayaran kupon setiap bulan yang biasanya obligasi negara konvensional dibayarkan setiap 6 bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah tabel perbandingan antara saham, reksadana, deposito dan ORI:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p mce_keep="true"&gt; &lt;/p&gt; &lt;table style="border: medium none ; border-collapse: collapse;" class="MsoTableGrid" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saham&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Deposito&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Reksadana Terproteksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ORI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jatuh Tempo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kupon/Bunga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada, berubah setiap saat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada, tetap , &gt; deposito.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dividen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Potensi Capital Gain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jaminan Pemerintah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada (terbatas dan bersyarat)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada (tanpa batas dan syarat)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; background: silver none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 88.55pt;" valign="top" width="118"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Perdagangan di Pasar Sekunder&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 60.85pt;" valign="top" width="81"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 77.4pt;" valign="top" width="103"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" mce_keep="true"&gt; &lt;/p&gt;Dengan adanya ORI kemungkinan keikutsertaan umat Islam sangat tinggi karena tidak lagi terbatas pada investor-investor kelas kakap, namun rakyat biasa pun kini bisa menjadi investor. Oleh karena itu sebelum berinvestasi dengan ORI perlu kita waspadai apakah ORI ini sesuai dengan syariah Islam atau tidak?&lt;br /&gt;Alhamdulillah saat ini DSN-MUI telah mengeluarkan 4 fatwa terkait dengan obligasi, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;li&gt; Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 32/DSN-MUI/IX/2002, tentang Obligasi Syariah.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 33/DSN-MUI/IX/2002, tentang Obligasi Syariah Mudharabah.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 41/DSN-MUI/III/2004 tentang Obligasi Syariah Ijarah.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 20/DSN-MUI/IX/2000, tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksadana Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasan-batasan Obligasi yang diperbolehkan dalam Syariah Islam dari fatwa-fatwa tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obligasi yang tidak dibenarkan menurut syariah yaitu obligasi yang bersifat hutang dengan kewajiban membayar berdasarkan bunga.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obligasi yang dibenarkan menurut syariah yaitu obligasi yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obligasi syariah adalah suatu surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan emiten kepada pemegang Obligasi Syariah yang mewajibkan Emiten untuk membayar pendapatan kepada pemegang Obligasi Syariah berupa bagi hasil/margin/fee serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jenis usaha yang dilakukan Emiten (Mudharib) tidak boleh bertentangan dengan syariah dengan memperhatikan substansi fatwa DSN-MUI no. 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang pedoman pelaksanaan investasi untuk reksadana syariah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita periksa sifat-sifat ORI001, apakah masuk dalam batasan-batasan obligasi yang dibenarkan dalam Islam menurut fatwa-fatwa DSN-MUI tersebut di atas. Berikut adalah sifat-sifat dari ORI001:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obligasi negara adalah surat pengakuan utang jangka panjang (di atas 12 bulan) dengan kupon atau tanpa kupon ,dalam denominasi rupiah atau valuta asing yang dijamin pembayaran kupon dan pokoknya oleh negara Republik Indonesia,sesuai dengan masa berlakunya.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; ORI adalah obligasi negara yang dijual kepada individu/perseorangan warga negara Indonesia melalui agen penjual, dengan volume minimum yang ditetapkan.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pembayaran kupon/bunga ORI dilakukan setiap bulan dengan besaran 12,05% per tahun.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dana ORI yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari poin 1, 2 dan 3, terlihat bahwa ORI ini merupakan instrumen investasi yang berbasiskan bunga / riba yang tidak dibenarkan dalam Islam. Dalam hal ini yang menjadi pihak yang berhutang adalah pemerintah, dan pemerintah diwajibkan membayar dana pokok plus kupon/bunganya setiap bulan. Ini jelas-jelas merupakan praktek transaksi ribawi yang dilarang keras dalam Islam dan tidak sesuai dengan kriteria obligasi yang syariah menurut fatwa DSN-MUI di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw bersabda :&lt;br /&gt;"Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan daripadanya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibunya (sendiri), dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya”. (As-Silsilah As-Shahihah, 1871).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa pada poin ke-4, dana ORI akan digunakan untuk kemaslahatan bersama dalam pembangunan nasional tidak bisa mengubah keharaman riba dalam ORI. Karena niat baik tidak bisa mengubah yang haram menjadi halal. Berikut adalah pendapat Yusuf Qardhawi dalam bukunya Halal dan Haram dalam Islam:“Adapun masalah haram tetap dinilai haram, betapapun baik dan mulianya niat dan tujuan itu. Bagaimanapun baiknya rencana, selama dia itu tidak dibenarkan oleh Islam, maka selamanya yang haram itu tidak boleh dipakai alat untuk mencapai tujuan yang terpuji. Sebab Islam selamanya menginginkan tujuan yang suci dan caranya pun harus suci juga. Syariat Islam tidak membenarkan prinsip apa yang disebut al-ghayah tubarrirul wasilah (untuk mencapai tujuan, cara apapun dibenarkan), atau suatu prinsip yang mengatakan: al-wushulu ilal haq bil khaudhi fil katsiri minal bathil (untuk dapat memperoleh sesuatu yang baik, boleh dilakukan dengan bergelimang dalam kebatilan). Bahkan yang ada adalah sebaliknya, setiap tujuan baik, harus dicapai dengan cara yang baik pula.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu, barangsiapa mengumpulkan uang yang diperoleh dengan jalan riba, maksiat, permainan haram, judi dan sebagainya yang dapat dikategorikan haram, dengan maksud untuk mendirikan masjid atau untuk terlaksananya rencana-rencana yang baik lainnya, maka tujuan baiknya tidak akan menjadi syafaat baginya, sehingga dengan demikian dosa haramnya itu dihapus. Haram dalam syariat Islam tidak dapat dipengaruhi oleh tujuan dan niat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, berdasarkan fatwa-fatwa DSN-MUI tersebut, jelas bahwa ORI001 bukanlah bentuk investasi yang halal dan hasilnya pun bukanlah merupakan harta yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dalam waktu dekat ini pemerintah bisa menerbitkan obligasi syariah negara (sukuk) agar ummat Islam dapat turut berinvestasi dengan cara-cara yang halal dan mendapatkan hasil investasi yang halal dan berkah bagi diri dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Rizki Wicaksono, dari berbagai sumber).&lt;/li&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-5303708193274510445?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5303708193274510445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/5303708193274510445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/halalkah-ori_18.html' title='Halalkah ORI ?'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-2134342464860534679</id><published>2008-08-16T20:45:00.001-07:00</published><updated>2008-08-31T20:47:06.201-07:00</updated><title type='text'>Grafik NAB Takafulink (Versi Flash)</title><content type='html'>&lt;!-- saved from url=(0013)about:internet --&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- amline script--&gt;&lt;br /&gt; &lt;script type="text/javascript" src="amline/swfobject.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt; &lt;div id="flashcontent"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;strong&gt;You need to upgrade your Flash Player&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net"&gt;Kembali ke Halaman Utama&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;  // &lt;![CDATA[     var so = new SWFObject("amline/amline.swf", "amline", "820", "540", "8", "#FFFFFF");   so.addVariable("path", "amline/");   so.addVariable("settings_file", escape("amline/amline_settings.xml"));  // you can set two or more different settings files here (separated by commas)   //so.addVariable("data_file", escape("amline/amline_data.xml"));   so.addVariable("data_file", escape("amline/db.php")); // so.addVariable("chart_data", "");                                       // you can pass chart data as a string directly from this file // so.addVariable("chart_settings", "");                                   // you can pass chart settings as a string directly from this file // so.addVariable("additional_chart_settings", "");                        // you append some chart settings to the loaded ones //  so.addVariable("loading_settings", "LOADING SETTINGS");                 // you can set custom "loading settings" text here //  so.addVariable("loading_data", "LOADING DATA");                         // you can set custom "loading data" text here   so.addVariable("preloader_color", "#999999");   so.write("flashcontent");   // ]]&gt;&lt;br /&gt; &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- end of amline script --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-2134342464860534679?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/2134342464860534679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/2134342464860534679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/grafik-nab-takafulink-versi-flash.html' title='Grafik NAB Takafulink (Versi Flash)'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-6844317471296674371</id><published>2008-08-10T19:29:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T19:06:16.188-07:00</updated><title type='text'>Hubungi Kami</title><content type='html'>&lt;p&gt;       &lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Untuk informasi lebih lanjut bagaimana memiliki investasi syariah Takaful, silakan menghubungi kami melalui:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;1. Telp. 021-7075-3374&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;2. Email : &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;marketing (at) asuransitakaful.net&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- 3. Yahoo Messenger : &lt;a href="ymsgr:sendIM?darmawati2006"&gt;&lt;img src="http://opi.yahoo.com/online?u=darmawati2006&amp;amp;m=g&amp;amp;t=1&amp;amp;l=us" border="0" width="64" height="16" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Mohon tinggalkan email/no telpon. Pesan akan dibaca pada saat online) --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pilihan-produk-investasi-syariah.html"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/animated-multiple.GIF" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pilihan-produk-investasi-syariah.html"&gt;Pilihan Produk Investasi Syariah Takaful&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/financial-consultant.html"&gt;Profil Financial Consultant&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/dokumentasi-aktivitas.html"&gt;Dokumentasi Aktivitas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-6844317471296674371?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6844317471296674371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/6844317471296674371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/hubungi-kami.html' title='Hubungi Kami'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-2743544030488617626</id><published>2008-08-01T22:03:00.000-07:00</published><updated>2009-02-11T23:58:01.825-08:00</updated><title type='text'>Pilihan Produk Investasi Syariah Takaful</title><content type='html'>Asuransi Takaful Indonesia menyediakan berbagai jenis instrumen investasi syariah yang disesuaikan dengan  kebutuhan dan &lt;a href="http://reksadana-syariah-islam.blogspot.com/2008/08/termasuk-investor-tipe-yang-manakah.html"&gt;profil investasi Anda&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua nasabah produk investasi Takaful akan dilindungi oleh asuransi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis investasi:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-istiqomah.html"&gt;Takafulink Istiqomah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html"&gt;Takafulink Mizan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-alia.html"&gt;Takafulink Alia (Investasi + Asuransi Kesehatan)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-2743544030488617626?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/2743544030488617626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/2743544030488617626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/pilihan-produk-investasi-syariah.html' title='Pilihan Produk Investasi Syariah Takaful'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-1136465124320349554</id><published>2008-07-30T22:12:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:45:16.348-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unitlink'/><title type='text'>Peringkat Unitlink Indonesia</title><content type='html'>Di tengah krisis keuangan global yang menimpa seluruh perusahaan keuangan dunia tak terkecuali di Indonesia, salah satu produk investasi syariah Takaful yakni &lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html"&gt;Takafulink Mizan&lt;/a&gt; menempati peringkat 1 return unit link  selama periode 1 tahun.  Return Takafulink Mizan tetap positif di tengah produk unit link lainnya yang mengalami return negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringkat ini disusun oleh Bisnis Indonesia dengan membandingkan seluruh produk unit link di Indonesia, baik konvensional maupun syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alhamdulillah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk berinvestasi di Takafulink Mizan, klik &lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/PeringkatReturnUnitlink1tahun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 406px; height: 866px;" src="http://www.asuransitakaful.net/darmawati2006/PeringkatReturnUnitlink1tahun.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;--------------------------------------------------&lt;br /&gt;Untuk berinvestasi di Takafulink Mizan, klik &lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/2008/08/takafulink-mizan.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------&lt;br /&gt;Kembali ke situs &lt;a href="http://www.asuransisyariah.net/"&gt;Asuransi Syariah (www.asuransisyariah.net)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-1136465124320349554?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/1136465124320349554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/1136465124320349554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/07/peringkat-unitlink-indonesia.html' title='Peringkat Unitlink Indonesia'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5966648739613619954.post-8820108283815183470</id><published>2008-07-10T06:52:00.000-07:00</published><updated>2008-11-23T06:53:25.594-08:00</updated><title type='text'>Terima Kasih</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Information successfully sent...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial Black;font-size:130%;"  &gt;Terima Kasih Telah Menghubungi Kami&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;b&gt;Komitmen kami untuk     memberikan pelayanan asuransi dan investasi syariah yang terbaik untuk Anda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kembali ke Info Reksadana Syariah (www.reksadanasyariah.net)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://www.reksadanasyariah.net/"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://www.asuransisyariah.net/"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kembali ke Info Asuransi Syariah (www.asuransisyariah.net)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5966648739613619954-8820108283815183470?l=www.reksadanasyariah.net' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/8820108283815183470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5966648739613619954/posts/default/8820108283815183470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.reksadanasyariah.net/2008/07/terima-kasih.html' title='Terima Kasih'/><author><name>Administrator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
